Pimpin G20 Tahun 2022, Ini Tugas-tugas Menantang Buat Indonesia

Rabu, 03 November 2021 - 11:36 WIB
Dia menegaskan bahwa keadilan kesehatan, termasuk kesetaraan akses vaksin khususnya bagi negara miskin dan berkembang, merupakan hal yang penting sekali.

“Vaksinasi di negara maju sudah berlimpah. Mayoritas sudah di atas 70 persen, bahkan supply vaksinnya pun berlebih. Sementara, negara berkembang dan negara miskin terutama seperti di Afrika, itu tidak sampai 10% yang sudah tervaksinasi. Ketika kita mau recover together, itu nggak bisa hanya beberapa negara saja yang lepas dari pandemi. Semua negara harus lepas dari pandemi,” tandasnya.

Dalam konteks tersebut, Indonesia kemudian dipercaya menjadi co-chair task force untuk ketahanan kesehatan dunia bersama dengan Italia. Indonesia diberi mandat oleh negara-negara G20 untuk merancang kesiapsiagaan global dalam menghadapi pandemi.

“Nanti kalau kita ada pandemi lagi, dunianya tidak kaget. Kerjasama antar negara itu jadi sudah jelas. Siapa yang produksi vaksin? Siapa yang sistem kesehatannya harus diperkuat? Inilah yang ingin kita lihat di G20 dan ini peran sentral dari Indonesia sebagai leadership di G20 2022 akan sangat teruji dan kita ingin memberikan yang terbaik,” paparnya.

Baca juga: Sandiaga: Presidensi Indonesia di G20 Jadi Trigger Event Internasional
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!