China Intervensi, Tren Kenaikan Harga Batu Bara Bakal Berakhir

Selasa, 09 November 2021 - 11:53 WIB
Tren kenaikan harga batu bara berpotensi menurun hingga akhir tahun. Hal ini disebabkan intervensi dari negara China untuk menekan kenaikan harga batu bara. Foto/Dok
JAKARTA - Tren kenaikan harga batu bara berpotensi menurun hingga akhir tahun. Hal ini disebabkan intervensi dari negara China untuk menekan kenaikan harga batu bara .

Seperti diketahui, Harga Batu Bara Acuan (HBA) bulan November mengalami lonjakan sebesar USD53,38 per ton ke level USD215,01 per ton. HBA melonjak sekitar 33% dari bulan Oktober yang sebesar USD161,63.



Baca Juga: Sayonara Batu Bara, 23 Negara Sepakat Tinggalkan Emas Hitam Ini

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan, HBA November merupakan refleksi rata-rata indeks harga di bulan Oktober yang masih tinggi. Sementara sejak akhir Oktober hingga saat ini, indeks harga terus menunjukkan penurunan.

"Ini akibat intervensi dari pemerintah China yang juga sangat berkepentingan menekan harga agar tidak membebani mereka," ujarnya ketika dihubungi, Selasa (9/11/2021).

Sepanjang tahun 2021, HBA terus mengalami reli yang luar biasa. Dibuka pada level USD75,84 per ton di Januari, HBA mengalami kenaikan pada bulan Februari USD87,79 per ton, sempat turun di Maret USD84,47 per ton. Selanjutnya terus mengalami kenaikan secara beruntun hingga bulan November 2021. Rinciannya, April di angka USD86,68, Mei (USD89,74), Juni (USD100,33), Juli (USD115,35), Agustus (USD130,99), September (USD150,03), dan Oktober (USD161,63).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!