Raksasa Tidur, Wapres Ingin Ekonomi Syariah Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 09 November 2021 - 12:13 WIB
“Terlebih setelah pandemi Covid-19 menghantam ekonomi dunia, kita makin menyadari bahwa sektor ekonomi syariah harus kita optimalkan sebagai mesin pertumbuhan baru yang mendukung perekonomian nasional . Mengutip Presiden Joko Widodo, potensi Indonesia di bidang ekonomi dan keuangan syariah bagaikan “raksasa tidur” yang sudah saatnya kita bangunkan untuk berkontribusi dalam upaya kita mewujudkan cita-cita menjadi negara maju tahun 2045,” paparnya.
Pada kesempatan itu dia menyebutkan bahwa pasar muslim di seluruh dunia mencakup lebih dari 2 miliar populasi dan diprediksi akan terus bertumbuh. State of the Global Islamic Economy Report 2020/2021 memperkirakan belanja muslim di dunia pada sektor ekonomi syariah mencapai USD2,02 triliun pada 2019.
“Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan 3,2% dari tahun 2018. Meskipun mengalami penurunan pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19. Pada tahun 2024, belanja muslim di dunia diperkirakan akan mencapai USD 2,4 triliun,” ungkapnya.
Baca Juga: Soroti Kurikulum Ekonomi Syariah, Menkeu Sri Mulyani Kasih Beberapa Catatan
Maruf Amin menegaskan, bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci di bidang ekonomi dan keuangan syariah dunia. “Bukan hanya sebagai konsumen melainkan juga sebagai produsen,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu dia menyebutkan bahwa pasar muslim di seluruh dunia mencakup lebih dari 2 miliar populasi dan diprediksi akan terus bertumbuh. State of the Global Islamic Economy Report 2020/2021 memperkirakan belanja muslim di dunia pada sektor ekonomi syariah mencapai USD2,02 triliun pada 2019.
“Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan 3,2% dari tahun 2018. Meskipun mengalami penurunan pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19. Pada tahun 2024, belanja muslim di dunia diperkirakan akan mencapai USD 2,4 triliun,” ungkapnya.
Baca Juga: Soroti Kurikulum Ekonomi Syariah, Menkeu Sri Mulyani Kasih Beberapa Catatan
Maruf Amin menegaskan, bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci di bidang ekonomi dan keuangan syariah dunia. “Bukan hanya sebagai konsumen melainkan juga sebagai produsen,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :