Realisasi Zakat Capai Rp9,2 Miliar, UPZ PKT Raih Penghargaan dari Baznas
Sabtu, 13 November 2021 - 20:17 WIB
Dijelaskannya, pengumpulan hingga penyaluran dana zakat dilakukan secara terbuka dan transparan, karena sejak awal terbentuk UPZ PKT menerapkan kebijakan untuk tidak menahan dana zakat sebagai kas. Pertanggungjawaban penyaluran dan pengelolaan dana zakat juga dilakukan secara disiplin, melalui pelaporan berkala kepada para muzakki.
Penerima manfaat zakat dari seluruh program yang direalisasikan UPZ PKT sepanjang 2021 mencapai 8.000 lebih mustahik, terbagi sekira 6.000 lebih penerima di Kota Bontang dan program secara nasional sebanyak 2.000 orang. Hal ini didasari komitmen kerja sama pembagian porsi penyaluran sebesar 70% oleh UPZ PKT untuk Kota Bontang dan sekitarnya, serta 30% lainnya disalurkan melalui Baznas RI.
Beberapa program unggulan di antaranya blusukan bulanan, pelayanan kesehatan gratis Klinik Dhuafa, pemberdayaan umat, beasiswa pendidikan, santunan kemanusiaan, hingga ATM Beras yang mampu mengakomodasi 640 mustahik dalam satu bulan. Program yang dijalankan terus dievaluasi untuk ditingkatkan, agar manfaat zakat yang disalurkan lebih berdampak signifikan terhadap pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial.
“Dari program yang bersifat charity, aspek pemberdayaan akan menjadi sasaran utama ke depan, dengan membekali mustahik berbagai pelatihan hingga permodalan usaha, agar manfaatnya bisa didapat secara berkesinambungan,” terang Nur Sahid.
Dirinya berharap penghargaan ini semakin meningkatkan kepercayaan para muzaki dari karyawan PKT, sehingga amanah yang dipercayakan terus maksimal dijalankan dengan manfaat yang jauh lebih dirasakan oleh masyarakat.
Penerima manfaat zakat dari seluruh program yang direalisasikan UPZ PKT sepanjang 2021 mencapai 8.000 lebih mustahik, terbagi sekira 6.000 lebih penerima di Kota Bontang dan program secara nasional sebanyak 2.000 orang. Hal ini didasari komitmen kerja sama pembagian porsi penyaluran sebesar 70% oleh UPZ PKT untuk Kota Bontang dan sekitarnya, serta 30% lainnya disalurkan melalui Baznas RI.
Beberapa program unggulan di antaranya blusukan bulanan, pelayanan kesehatan gratis Klinik Dhuafa, pemberdayaan umat, beasiswa pendidikan, santunan kemanusiaan, hingga ATM Beras yang mampu mengakomodasi 640 mustahik dalam satu bulan. Program yang dijalankan terus dievaluasi untuk ditingkatkan, agar manfaat zakat yang disalurkan lebih berdampak signifikan terhadap pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial.
“Dari program yang bersifat charity, aspek pemberdayaan akan menjadi sasaran utama ke depan, dengan membekali mustahik berbagai pelatihan hingga permodalan usaha, agar manfaatnya bisa didapat secara berkesinambungan,” terang Nur Sahid.
Dirinya berharap penghargaan ini semakin meningkatkan kepercayaan para muzaki dari karyawan PKT, sehingga amanah yang dipercayakan terus maksimal dijalankan dengan manfaat yang jauh lebih dirasakan oleh masyarakat.
Lihat Juga :