Jadi Presidensi G20 Bikin RI Makin Pede Mampu Jaga Perekonomian
Senin, 15 November 2021 - 23:24 WIB
G20 sendiri, tambah Menko Airlangga, forum koordinasi kebijakan yang lahir sebagai respons terhadap krisis ekonomi di tahun 1998 dan 1999. Kelompok ini merepresentasikan 85 % Produk Domestik Bruto (PDB) dunia, 75% perdagangan dunia, dan 80 persen investasi global, dan dua per tiga dari jumlah populasi penduduk dunia.
Menurut Menko Airlangga, Indonesia memiliki modal kuat untuk untuk berhasil memimpin Presiden G20 mendatang. Ia menyebut, pemulihan ekonomi yang kuat adalah pemulihan yang inklusif, dan ekonomi kuat adalah ekonomi yang mampu bertransformasi sejalan dengan visi G20.
"Indonesia mempunyai modal yang kuat untuk menggapai itu, pertumbuhan kita di kuartal ketiga 3,5 persen year on year (yoy)," jelasnya.
Baca Juga: Jokowi: Indonesia Negara Berkembang Pertama Terpilih sebagai Presidensi G20
Selain itu, kata Menko Airlangga, penanganan Covid-19 di Indonesia sudah mengalami tren perbaikan, mengingat angka reproduction rate sudah di bawah 1 atau 0,74%. "Ini dapat membawa kita memiliki pertumbuhan ekonomi di akhir tahun 2021 bisa mencapai 3,7 - 4,5 persen," ungkapnya.
Kepercayaan dunia kepada Indonesia sebagai Presidensi G20, kata Menko Airlangga, akan menambah Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar USD 533 juta. Serta, menambah konsumsi domestik USD 119,2 juta, atau setara Rp1,7 triliun, serta membuka lapangan kerja untuk 3 ribu orang.
Menurut Menko Airlangga, Indonesia memiliki modal kuat untuk untuk berhasil memimpin Presiden G20 mendatang. Ia menyebut, pemulihan ekonomi yang kuat adalah pemulihan yang inklusif, dan ekonomi kuat adalah ekonomi yang mampu bertransformasi sejalan dengan visi G20.
"Indonesia mempunyai modal yang kuat untuk menggapai itu, pertumbuhan kita di kuartal ketiga 3,5 persen year on year (yoy)," jelasnya.
Baca Juga: Jokowi: Indonesia Negara Berkembang Pertama Terpilih sebagai Presidensi G20
Selain itu, kata Menko Airlangga, penanganan Covid-19 di Indonesia sudah mengalami tren perbaikan, mengingat angka reproduction rate sudah di bawah 1 atau 0,74%. "Ini dapat membawa kita memiliki pertumbuhan ekonomi di akhir tahun 2021 bisa mencapai 3,7 - 4,5 persen," ungkapnya.
Kepercayaan dunia kepada Indonesia sebagai Presidensi G20, kata Menko Airlangga, akan menambah Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar USD 533 juta. Serta, menambah konsumsi domestik USD 119,2 juta, atau setara Rp1,7 triliun, serta membuka lapangan kerja untuk 3 ribu orang.
Lihat Juga :