Mobil Listrik Rp60 Jutaan Bisa Masuk RI, Tapi Ada Syaratnya
Senin, 22 November 2021 - 12:10 WIB
Pemerintah didorong memberikan insentif guna memperluas program kendaraan murah. FOTO/Shutterstock
JAKARTA - PT PLN (Persero) berharap pemerintah memberikan insentif guna memperluas program kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) menjadi Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Hal itu untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik di Indonesia demi mencapai target karbon netral pada 2060.
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengakui jika saat ini harga mobil listrik dengan spesifikasi yang setara LCGC masih lebih mahal. Namun, seiring perkembangan teknologi, terutama perkembangan baterai yang harganya sepertiga dari keseluruhan mobil, tentunya ke depan mobil listrik akan semakin murah.
"Produsen otomotif China sudah memproduksi mobil listrik murah di kisaran harga Rp60 juta. Saya kira program LCGC ke depan akan lebih tepat untuk mobil listrik. Terlebih Indonesia sudah mampu memproduksi baterai mobil di dalam negeri," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).
Baca Juga: Harga Mobil Listrik Menguras Kantong, Airlangga: Ada Insentif
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengakui jika saat ini harga mobil listrik dengan spesifikasi yang setara LCGC masih lebih mahal. Namun, seiring perkembangan teknologi, terutama perkembangan baterai yang harganya sepertiga dari keseluruhan mobil, tentunya ke depan mobil listrik akan semakin murah.
"Produsen otomotif China sudah memproduksi mobil listrik murah di kisaran harga Rp60 juta. Saya kira program LCGC ke depan akan lebih tepat untuk mobil listrik. Terlebih Indonesia sudah mampu memproduksi baterai mobil di dalam negeri," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).
Baca Juga: Harga Mobil Listrik Menguras Kantong, Airlangga: Ada Insentif
Lihat Juga :