Asyik, Sri Mulyani Bakal Bagikan Sembako untuk 18,8 Juta Keluarga

Selasa, 23 November 2021 - 15:31 WIB
"Sama seperti 2021 kita berharap pengelola anggaran di kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah harus tetap memiliki fleksibilitas. Artinya, kita tetap berjaga-jaga Covid-19 tidak akan meningkat lagi sehingga kegiatan masyarakat, sosial, ekonomi dan keuangan bisa berjalan," urainya.

Baca juga: BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta per Bulan Cair Sampai Kapan? Cek Fakta Berikut

Sementara itu, dari sisi belanja, realisasinya Rp2.058,9 triliun atau tumbuh 0,8% dan setara 74,9% dari yang direncanakan senilai Rp2.750,0 triliun. Belanja pemerintah pusat senilai Rp1.416,2 triliun atau mencatatkan pertumbuhan 5,4%, sedangkan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp642,6 triliun atau minus 7,9%.

Dengan kinerja tersebut, defisit APBN hingga Oktober 2021 telah mencapai Rp548,9 triliun atau 3,29% terhadap produk domestik bruto (PDB). Defisit itu juga setara 54,5% dari yang direncanakan senilai Rp1.006,4 triliun.

Anggaran PEN 2022 sebesar Rp414 triliun digunakan antara lain untuk perlindungan sosial seperti PKH bagi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Kartu Sembako bagi 18,8 juta KPM.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!