Ekspor Cangkang Sawit Masih Terganjal Pajak yang Tinggi
Senin, 29 November 2021 - 20:28 WIB
Dia mengakui akibat tingginya pajak, pelaku usaha eksportir cangkang sawit mengalami kerugian. Hal ini karena para pengekspor sudah terlanjur membuat kontrak jangka panjang selama 15 tahun dengan buyer.
"Jadi hampir bisa dikatakan bahwa satu tahun ini kerugian yang kita alami dari ekspor cangkang ini tertutupi dari keuntungan sebelumnya saja, dan berharap bisa didapat dari keuntungan berikutnya. Kami tetap konsisten berdasarkan kontrak yang dibuat dengan buyer," ungkapnya.
Dikki menambahkan, pihaknya terus melakukan negosiasi dengan pemerintah mulai dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Badan Kebijakan Fiskal untuk mendapatkan dukungan.
Baca juga: Bukunya Disensor, Mantan Menteri Pertahanan AS Gugat Pentagon
"Akhirnya mereka baru mulai paham ambisi kami sebagai eksportir sawit. Sepertinya mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kebijakan baru yang lebih membahagiakan bagi para eksportir sawit," tuturnya.
"Jadi hampir bisa dikatakan bahwa satu tahun ini kerugian yang kita alami dari ekspor cangkang ini tertutupi dari keuntungan sebelumnya saja, dan berharap bisa didapat dari keuntungan berikutnya. Kami tetap konsisten berdasarkan kontrak yang dibuat dengan buyer," ungkapnya.
Dikki menambahkan, pihaknya terus melakukan negosiasi dengan pemerintah mulai dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Badan Kebijakan Fiskal untuk mendapatkan dukungan.
Baca juga: Bukunya Disensor, Mantan Menteri Pertahanan AS Gugat Pentagon
"Akhirnya mereka baru mulai paham ambisi kami sebagai eksportir sawit. Sepertinya mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kebijakan baru yang lebih membahagiakan bagi para eksportir sawit," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :