Makin Melorot, Rupiah Nyungsep ke Rp14.414 per Dolar AS
Jum'at, 03 Desember 2021 - 10:53 WIB
Sementara itu, jumlah kasus omicron di Afrika Selatan, tempat ditemukannya varian empat pekan lalu, meningkat dua kali lipat dari Selasa hingga Rabu pekan ini, dilansir Reuters, Jumat (3/12/2021).
Baca juga: Varian Omicron Muncul Diduga dari Pasien HIV, Ilmuwan: Tidak Berevolusi dari Delta
Terlepas dari ketidakpastian seputar omicron dan dampaknya, Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell menegaskan kembali pendiriannya bahwa Fed akan mempertimbangkan untuk mempercepat pengurangan aset pada pertemuan tanggal 14 hingga 15 Desember.
Powell disinyalir bisa menaikkan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan. Dirinya bersama para pejabat Fed pada Kamis lalu mengindikasikan sikap hawkish dengan mengatakan bahwa sudah waktunya untuk "mulai menyusun rencana" untuk menaikkan suku bunga guna memerangi inflasi
Selain itu, sentimen pergerakan mata uang masih mendapat tekanan menjelang laporan payroll AS yang dapat membuka jalan terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Baca juga: Varian Omicron Muncul Diduga dari Pasien HIV, Ilmuwan: Tidak Berevolusi dari Delta
Terlepas dari ketidakpastian seputar omicron dan dampaknya, Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell menegaskan kembali pendiriannya bahwa Fed akan mempertimbangkan untuk mempercepat pengurangan aset pada pertemuan tanggal 14 hingga 15 Desember.
Powell disinyalir bisa menaikkan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan. Dirinya bersama para pejabat Fed pada Kamis lalu mengindikasikan sikap hawkish dengan mengatakan bahwa sudah waktunya untuk "mulai menyusun rencana" untuk menaikkan suku bunga guna memerangi inflasi
Selain itu, sentimen pergerakan mata uang masih mendapat tekanan menjelang laporan payroll AS yang dapat membuka jalan terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve.
(ind)
Lihat Juga :