Wall Street Sepekan: Hawkish The Fed Tambah Daya Tarik Nilai Saham Bagi Investor

Minggu, 05 Desember 2021 - 08:45 WIB
Saham tersebut melonjak lebih awal pada tahun 2021 karena ekonomi AS dibuka kembali tetapi kemudian tersendat karena investor tertarik pada saham teknologi.

"The Fed membawa punch bowl dan merekalah yang menghapus punch bowl," kata Michael Antonelli, ahli strategi di Baird, mengutip dari Reuters, Minggu (5/12/2021). “Pasar dengan cepat menilai kembali pandangan mereka tentang masa depan,” imbuhnya.

Menurut FedWatch CME, Futures pada tingkat dana federal melacak ekspektasi suku bunga jangka pendek pada Jumat (3/12/2021) malam, mencerminkan adanya probabilitas sebesar 50% jika Fed menaikkan suku bunga dari level mendekati nol saat ini pada bulan Mei mendatang. Probabilitas ini naik dari sekitar 31% pada awal November 2021 lalu.

Baca juga: Garuda Indonesia Kembali Tunda Bayar Kupon Sukuk Rp7,25 Triliun

Kemudian yang mendorong taruhan nilai saham adalah komentar dari Ketua Fed Jerome Powell, yang awal pekan ini mengatakan bank sentral kemungkinan dalam pertemuan berikutnya akan membahas percepatan pelonggaran program pembelian obligasi pemerintah senilai USD120 miliar per bulan. Powell juga mengatakan kata "sementara" tidak lagi tepat untuk menggambarkan tingkat inflasi yang tinggi saat ini.

Elemen yang lebih kuat dari perkiraan dalam laporan ketenagakerjaan AS pada Jumat lalu memperkuat pandangan Fed yang lebih hawkish dan membebani pertumbuhan saham.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!