Utang Jumbo Rp28 Triliun Melilit AP I Gara-gara 10 Proyek Ini

Kamis, 09 Desember 2021 - 12:58 WIB
"Jadi, pengembangan kita sama sekali tidak melalui bantuan pemerintah, tapi benar-benar melalui internal dan eksternal melalui sindikasi perbankan dan obligasi," ujar Faik dalam konferensi pers, dikutip Kamis (9/12/2021).

Lantas revitalisasi bandara mana saja yang membuat Angkasa Pura I mencatatkan utang dengan nilai jumbo?

Berdasarkan catatan Faik Fahmi, pada saat Covid-19 melanda Indonesia, pihaknya tengah dan telah melakukan pengembangan sejumlah bandara yang mengalmi lack of capacity. Salah satunya adalah Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo yang menghabiskan biaya pembangunan senilai Rp12 triliun

Lalu, pembangunan terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang menghabiskan biaya sebesar Rp2,3 triliun. Terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang sebesar Rp2,03 triliun, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebesar Rp2,6 triliun.

Baca Juga: Bunga Utang Tembus Rp1,54 Triliun, Begini Respons Bos Angkasa Pura I
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!