Tak Berubah Sejak 2017, Harga LPG Harusnya Sudah Naik Ikuti Harga Minyak

Jum'at, 10 Desember 2021 - 11:33 WIB
Berdasarkan data, kata Mamit, di tahun 2017 harga LPG berdasarkan CP Aramco berada di angka USD578 per MT dengan kurs Rp13.450 per USD. Sementara, harga LPG berdasarkan CP Aramco pada November 2021 sudah naik menjadi USD847 per MT dengan kurs Rp14.200 per USD. "Jadi kenaikannya sudah mencapai 78% dari tahun 2017 lalu. Sementara harga LPG nonsubsidi masih tak berubah," ujarnya.

Mamit mengatakan, kendati pangsa pasar LPG nonsubsidi saat ini hanya 7,5% dari total penjualan LPG Pertamina, akan tetapi kenaikan harga ini menurutnya sangat berdampak terhadap keuangan BUMN migas tersebut. Pasalnya, selisih harga beli dan jua yang begitu besar.

"Karena ini LPG nonsubsidi, seharusnya mengikuti harga pasar yang berlaku. Sama seperti BBM yang dijual oleh SPBU swasta yang menyesuaikan dengan naik turunnya harga minyak dunia," tuturnya.

Dia juga menyoroti bahwa LPG nonsubsidi penggunanya adalah golongan menengah ke atas. Hal ini, tegas dia, sama saja Pertamina menyubsidi LPG untuk golongan mampu. "Jadi secara konsep ini sudah salah. Subsidi harusnya diberikan kepada masyarakat tidak mampu," cetusnya.

Baca Juga: 9 Misteri Sejarah Terbesar yang Belum Terpecahkan, Nomor Terakhir Menyangkut Indonesia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!