Perusahaan Nyaris Bangkrut, Erick Thohir Pilih Jual Mercy hingga Tanah

Jum'at, 10 Desember 2021 - 19:11 WIB
"Waktu itu pikirannya yang mana atau kita sebagai pengusaha kan kita harus punya loyalitas terhadap profesional dan tim kita. Akhirnya waktu itu saya apakah melepas (PHK), apakah pinjam (utang), akhirnya saya memberanikan diri melakukan satu hal (menjual aset pribadi)," ungkapnya.

Menurut dia, pengusaha sukses selalu berani mengambil resiko dalam kondisi apapun. Langkah itu bertujuan menyelamatkan dan mengembangkan bisnisnya.

"Ya, tentu itu masa-masa yang cukup, ya adalah, setiap manusia ada. 1998 ketika saya memulai usaha, saya juga harus menutup usaha saya karena kondisi (krisis) 1998. Hal-hal itu ya, dinamika kehidupan kita bahwa dibalik kesuksesan itu pasti banyak kegagalan. Tetapi kunci bagaimana kita bisa reborn, bangkit dari kegagalan itu. Jadi bukan malah bendera putih, yah udah lah bobo aja di rumah, payah ini. Justru harus balik, harus intropeksi, harus cari solusi," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!