Sertifikasi Tanah Milik Negara Tembus Target di 2021, Total Ada 27.109 Bidang Tanah
Rabu, 29 Desember 2021 - 13:35 WIB
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) berhasil menyelesaikan target sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah tahun 2021. Foto/Dok
JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) berhasil menyelesaikan target sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah tahun 2021. DJKN bekerjasama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta seluruh Kementerian/Lembaga berhasil mensertifikatkan 27.109 bidang tanah dari yang ditargetkan pada tahun 2021 sebanyak 26.790 bidang tanah.
“Kami juga ingin menyampaikan apresiasi kepada jajaran kementerian ATR/BPN dan Kementerian/Lembaga atas kerja keras dan kerja cerdasnya sehingga sampai dengan hari ini capaian sertifikasi telah membukukan total 27.109 NUP dengan 20.248 sertifikat hak pakai atas nama pemerintah RI cq Kementerian lembaga berhasil diterbitkan atau 101,19 persen dari target Tahun Anggaran 2021,” terang Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban dalam acara Rapat Koordinasi Percepatan Persertifikatan BMN Berupa Tanah dalam keterangan pers tertulis di Jakarta, Rabu (29/12/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Soroti Banyak Aset Negara Tak Dikelola dan Jadi Rumah Hantu
Rio mengatakan bahwa prestasi atas capaian tersebut dapat dijadikan modal semangat dalam menyongsong finalisasi persertifikatan BMN pada tahun 2022. Tantangan yang akan dihadapi dalam pensertifikatan BMN pada tahun 2022 akan semakin berat mengingat target yang ditentukan jauh lebih banyak daripada tahun 2021.
“Kami juga ingin menyampaikan apresiasi kepada jajaran kementerian ATR/BPN dan Kementerian/Lembaga atas kerja keras dan kerja cerdasnya sehingga sampai dengan hari ini capaian sertifikasi telah membukukan total 27.109 NUP dengan 20.248 sertifikat hak pakai atas nama pemerintah RI cq Kementerian lembaga berhasil diterbitkan atau 101,19 persen dari target Tahun Anggaran 2021,” terang Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban dalam acara Rapat Koordinasi Percepatan Persertifikatan BMN Berupa Tanah dalam keterangan pers tertulis di Jakarta, Rabu (29/12/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Soroti Banyak Aset Negara Tak Dikelola dan Jadi Rumah Hantu
Rio mengatakan bahwa prestasi atas capaian tersebut dapat dijadikan modal semangat dalam menyongsong finalisasi persertifikatan BMN pada tahun 2022. Tantangan yang akan dihadapi dalam pensertifikatan BMN pada tahun 2022 akan semakin berat mengingat target yang ditentukan jauh lebih banyak daripada tahun 2021.
Lihat Juga :