Usai Merger, Perindo Perkuat Bisnis Pengolahan dan Perdagangan Ikan
Kamis, 30 Desember 2021 - 11:24 WIB
Dari lawatannya ini, Pahala menyimpulkan terjadi perbaikan signifikan pada sektor perikanan Indonesia. Apalagi setelah Perindo dimerger dengan PT Perikanan Nusantara. Dia pun berharap PT Perindo dapat mengembangkan pasar-pasar yang berpotensi besar seperti Benoa.
“Merger merupakan perbaikan di sektor pangan khususnya di perikanan dan dapat meningkatkan kontribusi PT Perindo terhadap inklusivitas mitra nelayan dan pemindang,” ucapnya.
Baca juga: Pengamat Kaget Ikan Tak Masuk Daftar Komoditi di Bawah Kendali Badan Pangan
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI, Arief Prasetyo Adi sebagai calon ketua Holding BUMN Pangan, meminta PT Perindo untuk memperkuat pasar ekspor dan mendukung inklusivitas nelayan di seluruh Indonesia.
Adapun RNI akan mendukung dengan memperkuat sourcing di hulu dan memuluskan jalan ekspor yang akan disinergikan dengan PT PPI (Persero).
“Kita terus melihat peluang yang akan kita kerjakan bersama dengan anggota BUMN Klaster Pangan untuk mengembalikan kejayaan PT Perikanan Indonesia,” ujarnya pada kesempatan yang sama.
“Merger merupakan perbaikan di sektor pangan khususnya di perikanan dan dapat meningkatkan kontribusi PT Perindo terhadap inklusivitas mitra nelayan dan pemindang,” ucapnya.
Baca juga: Pengamat Kaget Ikan Tak Masuk Daftar Komoditi di Bawah Kendali Badan Pangan
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI, Arief Prasetyo Adi sebagai calon ketua Holding BUMN Pangan, meminta PT Perindo untuk memperkuat pasar ekspor dan mendukung inklusivitas nelayan di seluruh Indonesia.
Adapun RNI akan mendukung dengan memperkuat sourcing di hulu dan memuluskan jalan ekspor yang akan disinergikan dengan PT PPI (Persero).
“Kita terus melihat peluang yang akan kita kerjakan bersama dengan anggota BUMN Klaster Pangan untuk mengembalikan kejayaan PT Perikanan Indonesia,” ujarnya pada kesempatan yang sama.
Lihat Juga :