Pengusaha Beberkan Rumitnya Penuhi Kebutuhan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik
Kamis, 06 Januari 2022 - 13:03 WIB
Baca Juga: Ekspor Batu Bara Dilarang, Erick Thohir: Jangan Sampai Negara Lain Anggap Indonesia Tak Profesional
Untuk PLN, harga batu bara dipatok USD 70 per metrik ton, dimana harga pasar dipatok USD 174 per metrik ton. Hendra menjelaskan, sebelum dipatok USD 70 per metrik ton, harga batubara untuk listrik PLN mengikuti harga pasar internasional.
"Saat itu hampir jarang terjadi gejolak. Setelah dipatok, sering terjadi permasalahan karena disparitas harga yang sangat tinggi. Disaat harga melambung, PLN mengeluh pasokan terkendala, tapi saat harga rendah pengusaha mengeluh karena mereka ingin jual ke PLN tapi slotnya tidak tersedia. Ini sangat kompleks sekali," jelasnya.
Meski begitu, masih banyak perusahaan yang berkomitmen untuk tetap mengutamakan kebutuhan listrik nasional ketimbang mengejar harga internasional. "Buktinya kan nggak semua PLTU itu langka. Artinya sebagian perusahaan tetap committ, meskipun harga internasional sedang tinggi," jelasnya.
Untuk PLN, harga batu bara dipatok USD 70 per metrik ton, dimana harga pasar dipatok USD 174 per metrik ton. Hendra menjelaskan, sebelum dipatok USD 70 per metrik ton, harga batubara untuk listrik PLN mengikuti harga pasar internasional.
"Saat itu hampir jarang terjadi gejolak. Setelah dipatok, sering terjadi permasalahan karena disparitas harga yang sangat tinggi. Disaat harga melambung, PLN mengeluh pasokan terkendala, tapi saat harga rendah pengusaha mengeluh karena mereka ingin jual ke PLN tapi slotnya tidak tersedia. Ini sangat kompleks sekali," jelasnya.
Meski begitu, masih banyak perusahaan yang berkomitmen untuk tetap mengutamakan kebutuhan listrik nasional ketimbang mengejar harga internasional. "Buktinya kan nggak semua PLTU itu langka. Artinya sebagian perusahaan tetap committ, meskipun harga internasional sedang tinggi," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :