Harga Minyak Goreng di Awal Tahun Masih Mahal, Cek Rinciannya
Selasa, 11 Januari 2022 - 21:25 WIB
Selain minyak goreng kemasan merek lama, Joko juga menjual minyak goreng kemasan dengan merk baru yaitu Segitiga Bintang dengan harga sedikit lebih murah yaitu Rp38.000 per 2 liter. Dia juga mengaku hanya mendapatkan margin keuntungan yang tipis.
Pedagang lain bernama Atmajaya menambahkan, saat ini harga minyak masih sama dengan tahun lalu yaitu lebih dari Rp15.000 per liter. Menurut dia, kenaikan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir tergolong tinggi dibanding tahun-tahun yang lalu.
"Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kenaikannya tinggi. Kalau curah aja dulu paling tinggi Rp15.000, sekarang Rp20.000, sama dengan minyak kemasan," tuturnya.
Baca juga: Skema Distribusi Minyak Goreng Kemasan Rp14.000/Liter Masih Digodok
Saat ini dirinya menjual minyak goreng kemasan maupun curah. Untuk minyak goreng kemasan merk Bimoli, harganya Rp21.000/liter dan Rp39.000 untuk kemasan berukuran 2 liter. Sedangkan minyak goreng curah dijual dengan harga Rp20.000/liter.
"Mudah-mudahan kita jual lebih enak kan harganya lebih miring, ini kan barang lain juga naik. Harapannya harga minyak stabil lah," tukasnya.
Sementara itu, untuk harga minyak goreng di gerai ritel modern juga sudah mengalami penyesuaian harga. Salah satu pegawai minimarket Indomaret, Siswanto mengatakan harga minyak goreng relatif tidak jauh berbeda saat ini jika dibandingkan dengan tahun lalu. "Sebenarnya sudah dari tahun kemarin harganya segini, tapi ini harga yang baru disesuaikan per 11 Januari," ungkapnya.
Naiknya harga minyak goreng ini tidak sebanding dengan peningkatan pendapatan masyarakat. Sebagaimana diketahui, rata-rata kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) hanya sebesar 1,09%. Ini tidak sebanding dengan kenaikan harga minyak goreng yang naik 20% point-to-point (ptp) sejak kenaikan pada kuartal IV/2021.
Pedagang lain bernama Atmajaya menambahkan, saat ini harga minyak masih sama dengan tahun lalu yaitu lebih dari Rp15.000 per liter. Menurut dia, kenaikan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir tergolong tinggi dibanding tahun-tahun yang lalu.
"Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kenaikannya tinggi. Kalau curah aja dulu paling tinggi Rp15.000, sekarang Rp20.000, sama dengan minyak kemasan," tuturnya.
Baca juga: Skema Distribusi Minyak Goreng Kemasan Rp14.000/Liter Masih Digodok
Saat ini dirinya menjual minyak goreng kemasan maupun curah. Untuk minyak goreng kemasan merk Bimoli, harganya Rp21.000/liter dan Rp39.000 untuk kemasan berukuran 2 liter. Sedangkan minyak goreng curah dijual dengan harga Rp20.000/liter.
"Mudah-mudahan kita jual lebih enak kan harganya lebih miring, ini kan barang lain juga naik. Harapannya harga minyak stabil lah," tukasnya.
Sementara itu, untuk harga minyak goreng di gerai ritel modern juga sudah mengalami penyesuaian harga. Salah satu pegawai minimarket Indomaret, Siswanto mengatakan harga minyak goreng relatif tidak jauh berbeda saat ini jika dibandingkan dengan tahun lalu. "Sebenarnya sudah dari tahun kemarin harganya segini, tapi ini harga yang baru disesuaikan per 11 Januari," ungkapnya.
Naiknya harga minyak goreng ini tidak sebanding dengan peningkatan pendapatan masyarakat. Sebagaimana diketahui, rata-rata kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) hanya sebesar 1,09%. Ini tidak sebanding dengan kenaikan harga minyak goreng yang naik 20% point-to-point (ptp) sejak kenaikan pada kuartal IV/2021.
Lihat Juga :