Berawal dari Lelucon, Uang Kripto Dogecoin Kini Diakui Tesla Jadi Alat Pembayaran

Selasa, 18 Januari 2022 - 02:15 WIB
Pada 2013, dia mulai ngetweet lelucon soal perpaduan Bitcoin dan meme Doge Shiba Inu: Dogecoin. "Berinvestasi di Dogecoin," kicau Palmer di akun Twitter-nya kala itu, "cukup yakin ini adalah hal besar berikutnya."

Tweet tersebut kemudian mendapat banyak perhatian netizen. Tak berhenti di kicauan Twitter, Palmer kemudian memutuskan untuk melanjutkan leluconnya lebih serius lagi. Jadi, dia membeli domain Dogecoin.com dan mengunggah foto meme Doge Shiba Inu yang diedit ke foto koin.

Saat itu Dogecoin belum menjadi cryptocurrency. Dogecoin hanyalah lelucon belaka. Namun, Palmer kemudian dihubungi oleh Billy Markus. Billy sendiri ingin membuat mata uang digital, tetapi kesulitan mempromosikan.

Baca Juga: 5 Investor Bitcoin Teratas di Dunia, Nomor 4 Paling Terkenal

Tertarik dengan popularitas lelucon Palmer soal Dogecoin, Markus kemudian meminta izin untuk membangun peranti lunak di baliknya agar lelucon itu bisa jadi mata uang virtual yang sebenarnya.

Dogecoin, yang awalnya cuma sebatas meme dan lelucon kocak, kemudian benar-benar menjadi mata uang kripto. Bahkan kini Ia diakui Tesla sebagai alat pembayaran.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!