Harga Minyak Merosot Merespons Pernyataan The Fed

Kamis, 11 Juni 2020 - 11:15 WIB
Pada saat yang sama, menurut Administrasi Informasi Energi AS, cadangan bensin tumbuh menjadi 258,7 juta barel. Stok minyak sulingan termasuk diesel naik 1,6 juta barel.

Hal ini ditambah dengan meningkatnya produksi dari Arab Saudi yang membanjiri pasar minyak. Harga Minyak Turun Karena Stok Minyak AS Meningkat

Pernyataan The Fed soal pemulihan ekonomi yang memerlukan waktu lama dan meningkatnya persediaan minyak, membuat pedagang langsung menjual saham minyak demi mengambil keuntungan.

"Melihat kondisi ini, pedagang jangka pendek langsung menjual sahamnya untuk mengambil keuntungan atas data bearish," kata Stephen Innes, kepala strategi pasar global di Axicorp.

Pemulihan ekonomi AS sendiri masih dibayangi oleh kasus Covid-19, dimana pada Rabu kemarin, total kasus pandemi telah mencapai 2 juta, meningkat setelah lima minggu mengalami penurunan.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!