Hasil Panen Melimpah Saat Pandemi, SYL Apresiasi Para Petani
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:56 WIB
"Apapun yang terjadi besok, yang tidak boleh bersoal adalah pangan masyarakat. Musim tanam 1, kita berhasil disitu dan hanya Kementan yang produktivitas ekspornya naik diatas 12,6%," katanya. Baca: Produk Impor Akan Dibatasi Menperin Demi Selamatkan Industri Lokal
Syahrul mengingatkan bahwa musim tanam berikutnya akan mengalami banyak tantangan dan rintangan yang lebih berat. Karena itu, Ia meminta semua elemen bangsa mempersiapkan MT 2 dengan penuh semangat.
Sebagai informasi, Badan Pangan Dunia (FAO) memperingatkan akan adanya kekeringan yang sangat tinggi yang dibarengi dengan serangan hama siklus 5 tahunan. Bahkan, tahun ini diprediksi akan terjadi krisis pangan dunia.
"Kalau kita semua turun tangan, akan ada kebersamaan yang kuat dengan perencanaan yang apik. Koordinasi kelembagaan harus kuat. Kerjasama dengan Kementerian Desa, Kementerian Koordinator, Kementerian dan Lembaga lain, BUMN, Pemda, swasta, dan perguruan tinggi harus saling bersinergi," pungkasnya.
Syahrul mengingatkan bahwa musim tanam berikutnya akan mengalami banyak tantangan dan rintangan yang lebih berat. Karena itu, Ia meminta semua elemen bangsa mempersiapkan MT 2 dengan penuh semangat.
Sebagai informasi, Badan Pangan Dunia (FAO) memperingatkan akan adanya kekeringan yang sangat tinggi yang dibarengi dengan serangan hama siklus 5 tahunan. Bahkan, tahun ini diprediksi akan terjadi krisis pangan dunia.
"Kalau kita semua turun tangan, akan ada kebersamaan yang kuat dengan perencanaan yang apik. Koordinasi kelembagaan harus kuat. Kerjasama dengan Kementerian Desa, Kementerian Koordinator, Kementerian dan Lembaga lain, BUMN, Pemda, swasta, dan perguruan tinggi harus saling bersinergi," pungkasnya.
(bon)
Lihat Juga :