Ibu Kota Baru Dibangun Pakai Duit Rakyat, Yakin Nggak Nambah Utang?
Kamis, 20 Januari 2022 - 13:10 WIB
Dia meyakinkan bahwa APBN dalam pembiayaan IKN dilaksanakan dengan terukur dalam koridor pengelolaan fiskal yang sehat dan berkelanjutan. Oleh sebab itu, dalam jangka pendek, anggaran IKN tidak akan mengganggu fokus pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
Artinya, pemerintah bakal mengelola fiskal yang sehat agar APBN tetap mampu melakukan konsolidasi fiskal di tahun 2023 secara optimal sehingga pembangunan IKN tidak perlu menambah utang dari luar negeri. Di smaping itu, pemerintah juga terus mengendalikan biaya utang baik bunga dan pokok utang dalam batas toleransi sehingga dapat membuat ruang fiskal lebih fleksibel.
Baca Juga: Terungkap! Mayoritas Pembangunan Ibu Kota Baru Pakai Duit APBN
Pihaknya juga memperkirakan, APBN 2022 dengan defisit yang diperkirakan lebih kecil dari 4,85% Produk Domestik Bruto (PDB). Ke depan, dengan pemulihan ekonomi yang semakin kuat dan berkualitas diiringi reformasi fiskal yang komprehensif, proyek strategis IKN juga dapat berjalan beriringan dengan konsolidasi fiskal yang sangat penting bagi stabilitas ekonomi Indonesia.
Artinya, pemerintah bakal mengelola fiskal yang sehat agar APBN tetap mampu melakukan konsolidasi fiskal di tahun 2023 secara optimal sehingga pembangunan IKN tidak perlu menambah utang dari luar negeri. Di smaping itu, pemerintah juga terus mengendalikan biaya utang baik bunga dan pokok utang dalam batas toleransi sehingga dapat membuat ruang fiskal lebih fleksibel.
Baca Juga: Terungkap! Mayoritas Pembangunan Ibu Kota Baru Pakai Duit APBN
Pihaknya juga memperkirakan, APBN 2022 dengan defisit yang diperkirakan lebih kecil dari 4,85% Produk Domestik Bruto (PDB). Ke depan, dengan pemulihan ekonomi yang semakin kuat dan berkualitas diiringi reformasi fiskal yang komprehensif, proyek strategis IKN juga dapat berjalan beriringan dengan konsolidasi fiskal yang sangat penting bagi stabilitas ekonomi Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :