Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham

Senin, 24 Januari 2022 - 20:15 WIB
Jumlah tersebut meningkat 131% dibandingkan tingkat produksi tahun 2020 sebesar 4,76 juta wmt. Capaian kinerja penjualan bijih nikel unaudited ANTAM di tahun 2021 mencapai 7,64 juta wmt, tumbuh 132% dari realisasi penjualan di tahun 2020 sebesar 3,30 juta wmt.

Seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri, di tahun 2021 ANTAM fokus dalam pengembangan pasar domestik bijih nikel. Dalam menghadapi tantangan volatilitas harga komoditas global, ANTAM berfokus pada upaya penurunan biaya produksi serta implementasi kebijakan strategis terkait inisiatif efisiensi biaya yang tepat dan optimal.

Kinerja Antam Positif

Pemerhati pasar modal yang juga Ketua Harian Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat, Acuviarta Kartabi mengapresiasi, kinerja ANTAM.

Menurutnya, meskipun terjadi penurunan harga saham emiten belakangan ini, namun hal itu lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal, seperti kondisi pandemi Covid-19 varian Omicron yang besar pengaruhnya terhadap pasar global.

Sementara dari aspek internal, termasuk kinerja perusahaan, masih dianggap positif sehingga menjadi faktor penunjang saham ANTAM bisa secepatnya rebound. “Secara kinerja masih sangat bagus. Sangat positif. Sahamnya masih sangat prospektif,” jelasnya saat dihubungi.

Menurut Acuviarta, sebelum ditemukannya varian omicron, sebenarnya harga komoditi tambang sedang booming sehingga mendongkrak harga saham emiten pertambangan. Situasi berubah setelah munculnya varian omicron sehingga memicu sentimen pasar global yang tidak menguntungkan.

Kondisi tersebut memang tidak bisa terelakkan. Sebab, permintaan pasar global yang selama ini jadi tujuan ekspor terpengaruh oleh faktor varian omicron ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!