Ekspor Tembus Rp503 Triliun, Pengusaha Sawit Kebanjiran Cuan di 2021
Jum'at, 28 Januari 2022 - 14:34 WIB
Volume ekspor produk minyak sawit Indonesia tahun 2021 yang mencakup minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), olahan CPO, palm kernel oil (PKO), oleokimia (termasuk dengan kode HS 2905, 2915, 3401 dan 3823) dan biodiesel (kode HS 3826) mencapai 34,2 juta ton.
Sementara produksi CPO di tahun 2021 mencapai 46,88 juta ton atau 0,31% lebih rendah dari pencapaian tahun 2020 sebesar 47,03 juta ton. "Faktor keterbatasan pemupukan di tahun 2019 dan 2020 serta faktor cuaca diduga menjadi penyebab penurunan produksi di Indonesia," jelas Mukti.
Adapun konsumsi minyak sawit dalam negeri 2021 mencapai 18,42 juta ton atau 6% lebih tinggi dari konsumsi tahun 2020 sebesar 17,35 juta ton. Konsumsi untuk pangan naik 6%, oleokimia naik 25%, dan biodiesel naik 2% dari tahun 2020.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Ditawari 5 Hektare Hasil Kebun Kelapa Sawit, Syarat Hentikan Drama
"Konsistensi pemerintah Indonesia dengan penerapan program mandatori biodieselnya, ikut mengurangi pasokan dan mempengaruhi pasar ekspor minyak nabati dunia," kata Mukti.
Sementara produksi CPO di tahun 2021 mencapai 46,88 juta ton atau 0,31% lebih rendah dari pencapaian tahun 2020 sebesar 47,03 juta ton. "Faktor keterbatasan pemupukan di tahun 2019 dan 2020 serta faktor cuaca diduga menjadi penyebab penurunan produksi di Indonesia," jelas Mukti.
Adapun konsumsi minyak sawit dalam negeri 2021 mencapai 18,42 juta ton atau 6% lebih tinggi dari konsumsi tahun 2020 sebesar 17,35 juta ton. Konsumsi untuk pangan naik 6%, oleokimia naik 25%, dan biodiesel naik 2% dari tahun 2020.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Ditawari 5 Hektare Hasil Kebun Kelapa Sawit, Syarat Hentikan Drama
"Konsistensi pemerintah Indonesia dengan penerapan program mandatori biodieselnya, ikut mengurangi pasokan dan mempengaruhi pasar ekspor minyak nabati dunia," kata Mukti.
(nng)
Lihat Juga :