Sandiaga Puji Perjuangan Bakul Jamu yang Sukses di Tengah Pandemi
Jum'at, 12 Juni 2020 - 12:41 WIB
Awalnya, modal yang dimiliki Listianingsih hanya 2 juta. Akan tetapi, berkat kerja kerasnya, ia mampu memproduksi jamu sebanyak 100-150 botol. Dia tetap gigih berjualan konvensional dengan cara berkeliling walaupun di era pandemi seperti ini. Walhasil, Listianingsih meraup omzet hingga Rp30 juta per bulan.
“Itu sebelum adanya COVID-19. Setelah adanya COVID-19, omzet saya mencapai Rp 100 juta per bulan. Ada berkah di balik musibah,” jelasnya.
Sandiaga Uno, berpendapat bahwa kesuksesan Listianingsih adalah hasil dari kerja keras seorang ibu. Menurutnya, wabah Covid-19 yang melanda Indonesia dapat menjadi peluang khususnya bagi penjual jamu tradisional.
“Di balik setiap kesulitan, pasti ada peluang-peluang yang bisa dijadikan motivasi,” kata Sandiaga
Sandiaga akan membagikan kisah inspiratif dan perjuangan Listianingsih ini di acara 'Jemput Rezeki' yang akan tayang di Indosiar, pada Sabtu, 13 Juni 2020, Pukul 06.30 WIB.
“Itu sebelum adanya COVID-19. Setelah adanya COVID-19, omzet saya mencapai Rp 100 juta per bulan. Ada berkah di balik musibah,” jelasnya.
Sandiaga Uno, berpendapat bahwa kesuksesan Listianingsih adalah hasil dari kerja keras seorang ibu. Menurutnya, wabah Covid-19 yang melanda Indonesia dapat menjadi peluang khususnya bagi penjual jamu tradisional.
“Di balik setiap kesulitan, pasti ada peluang-peluang yang bisa dijadikan motivasi,” kata Sandiaga
Sandiaga akan membagikan kisah inspiratif dan perjuangan Listianingsih ini di acara 'Jemput Rezeki' yang akan tayang di Indosiar, pada Sabtu, 13 Juni 2020, Pukul 06.30 WIB.
(ars)
Lihat Juga :