Keterbatasan Modal dan Investasi, Defend ID Pede Masuk Top 90 Perusahaan Pertahanan Dunia

Jum'at, 04 Februari 2022 - 14:02 WIB
Hanya saja, pada 2022 ini, pendapatan terkonsolidasi yang ditargetkan sebesar Rp20,87 triliun atau Rp11 triliun di antaranya dari sektor pertahanan, maka perkiraan Defend ID masuk dalam Top 90 Perusahaan Pertahanan Besar Dunia.

"Itu dengan asumsi pendapatan perusahan lain tidak berubah," ujar Bobby, Jumat (4/2/2022).

Meski manajemen cukup optimistik, Bobby menjelaskan masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi holding saat ini. Menurutnya, kondisi saat ini dipengaruhi oleh keterbatasan pembiayaan modal kerja dan investasi.

Lalu, keterbatasan kontrak jangka panjang 5-10 tahun, ekosistem industri pertahanan dan pengadaan yang belum sepenuhnya terintegrasi, serta rasio Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dan anggaran Research and Development (R&D) yang perlu ditingkatkan.

"Meningkatkan kontribusi nasional dan bersaing di level internasional merupakan dua tantangan utama dan target Holding BUMN Indhan Defend ID ke depan," ungkap Bobby.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!