IHSG Menguat Karena Gerakan Bersih-bersih di Pasar Modal

Jum'at, 12 Juni 2020 - 18:59 WIB
Untuk diketahui, sejak Maret 2020, regulator telah mengeluarkan berbagai aturan, antara lain pelarangan short selling, assymmetric auto rejection, trading halt 30 menit untuk penurunan indeks 5%, buyback saham tanpa melalui RUPS, dan perpanjangan penggunaan laporan keuangan untuk IPO dari 6 bulan menjadi 9 bulan.

"Contoh buyback tanpa RUPS tentu bagus karena market lagi turun banyak sehingga orang bisa melihat company. Artinya ada signal bagus. Asimetris seperti diketahui berita jelek mudah menyebar menjadi ketakutan lebih tinggi, jadi penurunan bagi IHSG. Kemudian waktu perdagangan diperpendek akibat pandemi," beber dia.

Selain di pasar modal, menurutnya banyak kebijakan yang bagus yang dikeluarkan OJK seperti perbankan. Hal ini dapat meredam kekhawatiran pasar. Sehingga butuh dukungan supaya pasarnya lebih kondusif karena market lebih bagus dan aman.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!