KOMIPO Serahkan Sumbangan 4.000 Unit Alat Tes Covid-19 ke PLN
Jum'at, 12 Juni 2020 - 22:57 WIB
Korea Midland Power Co., Ltd. (KOMIPO) (CEO Hyeonggu Park) menyumbang alat tes PCR (Polymerase chain reaction) sebanyak 4.000 unit untuk mengatasi penyebaran COVID-19 di Indonesia. Foto/Dok
JAKARTA - Korea Midland Power Co., Ltd. (KOMIPO) (CEO Hyeonggu Park) menyumbang alat tes PCR (Polymerase chain reaction) sebanyak 4.000 unit senilai USD50 ribu (60 juta won Korea) untuk mengatasi penyebaran COVID-19 yang tingkat penularannya sangat tinggi di Indonesia.
Atas bantuan KOTRA (Korea Trade-Investment Promotion Agency) Jakarta di Indonesia, pada 12 Juni, KOMIPO akan menyerahkan sumbangan 4000 unit alat tes PCR kepada Indonesia yang akan dipergunakan di rumah sakit darurat COVID-19 kepada PLN.
“Indonesia memerlukan alat tes buatan Korea, karena itu kami mendonasikan kepada Indonesia. Semoga sumbangan alat tes ini dapat membantu Indonesia dalam menghadapi darurat COVID-19," ujar Direktur Utama KOMIPO Indonesia, Duksup Lee di Jakarta.
KOMIPO sendiri akan memulai pembangunan pembangkit tenaga listrik di Cirebon pada tahun 2012. Saat ini, KOMIPO mempunyai empat pembangkit tenaga listrik. Di antara grup perusahaan listrik dalam negeri, KOMIPO beroperasi dengan kapasitas total terbesar dengan mengelola tenaga listrik sebesar 3.080 MW.
Atas bantuan KOTRA (Korea Trade-Investment Promotion Agency) Jakarta di Indonesia, pada 12 Juni, KOMIPO akan menyerahkan sumbangan 4000 unit alat tes PCR kepada Indonesia yang akan dipergunakan di rumah sakit darurat COVID-19 kepada PLN.
“Indonesia memerlukan alat tes buatan Korea, karena itu kami mendonasikan kepada Indonesia. Semoga sumbangan alat tes ini dapat membantu Indonesia dalam menghadapi darurat COVID-19," ujar Direktur Utama KOMIPO Indonesia, Duksup Lee di Jakarta.
KOMIPO sendiri akan memulai pembangunan pembangkit tenaga listrik di Cirebon pada tahun 2012. Saat ini, KOMIPO mempunyai empat pembangkit tenaga listrik. Di antara grup perusahaan listrik dalam negeri, KOMIPO beroperasi dengan kapasitas total terbesar dengan mengelola tenaga listrik sebesar 3.080 MW.
Lihat Juga :