Sejak Syarat PCR dan Antigen Dihapus, Penumpang Kereta Melonjak Jadi 57.836 per Hari

Rabu, 23 Maret 2022 - 15:47 WIB
loading...
Sejak Syarat PCR dan...
Angkutan kereta api kembali menjadi favorit setelah dihapuskannya PCR dan Antigen menjadi syarat perjalanan, dimana tercatat ada kenaikan penumpang kereta api sebanyak 57.836 pelanggan per hari. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Tbk mencatatkan kenaikan penumpang kereta api sebanyak 57.836 pelanggan per hari sejak dihapuskannya PCR dan Antigen menjadi syarat perjalanan atau tercatat pada periode 9-22 Maret 2022.

Jumlah penumpang tersebut mencatatkan kenaikan 33,4% jika dibandingkan pada penghitungan volume penumpang yang tercatat pada periode 23 Februari - 8 Maret 2022 yang sebanyak 43.337 pelanggan perhari.

Baca Juga: Syarat PCR dan Antigen Dihapus, Bos Garuda: Kita Ikut Aturan

VP Corporate Communication PT KAI, Joni Martinus mengatakan, adapun rata-rata okupansi KA Jarak Jauh pada periode 9-22 Maret 2022 adalah 64%. Jumlah tersebut naik jika dibandingkan pada periode 23 Februari - 8 Maret 2022 yang okupansinya berada di angka 58%.

"KAI menilai hal tersebut disebabkan adanya peningkatan minat masyarakat sejak adanya persyaratan terbaru untuk naik kereta api dari pemerintah," kata Joni Martinus pada keterangan, Rabu(23/3/2022).

Selanjutnya Joni mengungkapkan kereta api yang menjadi favorit pelanggan pada periode 9-22 Maret 2022 yaitu KA Airlangga (Pasar Senen - Surabaya Pasarturi pp), Wijayakusuma (Cilacap - Ketapang pp), Probowangi (Surabaya Gubeng - Ketapang pp), Bengawan (Pasar Senen - Purwosari pp), dan Jayabaya (Pasar Senen - Malang pp).

"KAI pada prinsipnya mengoperasikan kereta api ataupun menambah operasional kereta api berdasarkan permintaan dari masyarakat. KAI menjual tiket KA Jarak Jauh sebesar 100% dari kapasitas maksimal menyesuaikan dengan SE Kemenhub Nomor 25 Tahun 2022," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
KAI Catatkan Penjualan...
KAI Catatkan Penjualan Tiket 3,6 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 120%
KAI Angkat Suara Soal...
KAI Angkat Suara Soal Posisi Komisaris Utama Said Aqil Siroj, Bakal Dicopot?
Gempa Pacitan Guncang...
Gempa Pacitan Guncang Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Rekomendasi
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Berita Terkini
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Infografis
Kereta Cepat dan LRT...
Kereta Cepat dan LRT Jabodebek Gagal Jadi Kado HUT RI ke-78
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved