Ekspansi Bisnis ke Batu Bara, MNC Energy (IATA) Incar 1,4 Miliar Metrik Ton
Kamis, 10 Februari 2022 - 13:41 WIB
Selain itu, PT Indonesia Batu Prima Energi (IBPE) dan PT Arthaco Prima Energi (APE), keduanya ditargetkan untuk memulai produksi batubara dalam tahun ini. Ditambah lagi, PT Energi Inti Bara Pratama (EIBP), PT Sriwijaya Energi Persada (SEP), PT Titan Prawira Sriwijaya (TPS), PT Primaraya Energi (PE), dan PT Putra Mandiri Coal (PUMCO) yang sedang disiapkan untuk beroperasi dalam satu atau dua tahun dari sekarang.
“Tujuh IUP dengan luas 64.191 hektare ini memiliki estimasi total sumber daya sebesar lebih dari 1,4 miliar MT. Diharapkan kapasitas produksi tahun 2022, mudah-mudahan kinerja pendapatan perseroan bisa meningkat 3 kali lipat lebih," katanya.
Tahun 2022, harga batu bara diprediksi akan terus melejit dampak permintaan yang tinggi dan pasokan yang terus menyusut. Kenaikan ini tentunya turut mendongkrak harga batu bara nasional. "Dengan berubahnya perseroan bisnis utamanya tambang batu bara nanti dikembangkan juga, arahnya sudah bulat IATA jadi perusahaan batu bara end-to-end," terang Hary.
“Tujuh IUP dengan luas 64.191 hektare ini memiliki estimasi total sumber daya sebesar lebih dari 1,4 miliar MT. Diharapkan kapasitas produksi tahun 2022, mudah-mudahan kinerja pendapatan perseroan bisa meningkat 3 kali lipat lebih," katanya.
Tahun 2022, harga batu bara diprediksi akan terus melejit dampak permintaan yang tinggi dan pasokan yang terus menyusut. Kenaikan ini tentunya turut mendongkrak harga batu bara nasional. "Dengan berubahnya perseroan bisnis utamanya tambang batu bara nanti dikembangkan juga, arahnya sudah bulat IATA jadi perusahaan batu bara end-to-end," terang Hary.
(akr)
Lihat Juga :