Pulihkan Pariwisata, Menko Luhut Genjot Kontribusi Turis Domestik
Minggu, 14 Juni 2020 - 21:01 WIB
Ia juga menambahkan, arahan itu juga berdasarkan sektor pariwisata yang di masa pandemi ini mengalami kemunduran yang sangat tajam dan berdampak pada rendahnya penerimaan devisa negara dan anjloknya perekonomian masyarakat.
"Arahan Menko Luhut pada saat ratas beberapa waktu lalu, beliau menegaskan bahwa turis domestik inilah yang mendorong dan menopang sektor pariwisata. Indonesia sendiri sebesar 54-56% ditopang oleh turis domestik dan sisanya dari mancanegara," tuturnya.
Dia mengatakan, pemerintah pun tengah mendorong quality tourism atau destinasi wisata, SDM pariwisata, dan atraksinya yang lebih berkualitas. Sebab, menurut Travel and Tourism Index, Indonesia harus lebih memperhatikan kebersihan setiap destinasi wisata, dan harus melakukan pengembangan yang lebih baik lagi.
"Untuk itulah, Kemenko Marves bersama dengan Kemenparekraf, KLHK, dan Kementerian PUPR yang berada di bawah koordinasinya, akan mengembangkan program CHS atau Clean, Hygiene, and Safety. Kami juga akan bersinergi dengan Kementerian BUMN dan kementeroian/lembaga terkait lainya, sebab ini adalah kerja terintegrasi," pungkasnya.
"Arahan Menko Luhut pada saat ratas beberapa waktu lalu, beliau menegaskan bahwa turis domestik inilah yang mendorong dan menopang sektor pariwisata. Indonesia sendiri sebesar 54-56% ditopang oleh turis domestik dan sisanya dari mancanegara," tuturnya.
Dia mengatakan, pemerintah pun tengah mendorong quality tourism atau destinasi wisata, SDM pariwisata, dan atraksinya yang lebih berkualitas. Sebab, menurut Travel and Tourism Index, Indonesia harus lebih memperhatikan kebersihan setiap destinasi wisata, dan harus melakukan pengembangan yang lebih baik lagi.
"Untuk itulah, Kemenko Marves bersama dengan Kemenparekraf, KLHK, dan Kementerian PUPR yang berada di bawah koordinasinya, akan mengembangkan program CHS atau Clean, Hygiene, and Safety. Kami juga akan bersinergi dengan Kementerian BUMN dan kementeroian/lembaga terkait lainya, sebab ini adalah kerja terintegrasi," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :