Petani Milenial Merauke Jadi Perhatian Mentan Syahrul

Rabu, 23 Februari 2022 - 21:39 WIB
“Jangan lagi mengandalkan pupuk subsidi karena kita bisa membuat pupuk organik. Kalau ada syukur, tapi kalau tidak ada, ya jalan saja terus. Saya janji, akan datang lagi ke Merauke untuk melihat perkembangan yang ada. Saya yakin, kalian adalah harapan baru bagi pertanian Indonesia,” katanya.

(Baca juga:Kementan Ajak Petani Milenial Kalsel Garap Agribisnis dari Smart Farming)

Mentan Syahrul menambahkan, masalah pupuk selama ini bukan hanya tanggungjawab Kementan, karena dari Lini 1 sampai kios adalah ranah BUMN, PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Kemudian masalah keuangan di ranah Kementerian Keuangan.

“Uangnya tidak di Kementan. Adanya di menteri keuangan. Oleh karena itu, kalau ada distributor yang main-main di sana (Merauke) sampaikan ke saya. Pupuk itu tidak langka, yang ada, jumlahnya tidak cukup atau kurang,” katanya.

Meski demikian, kata Mentan, pemerintah sudah menyiapkan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bisa menjadi fasilitas utama dalam memulai usaha. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi pemicu tumbuh kembangnya sektor pertanian di tanah Papua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!