Siap-siap, Perang Rusia vs Ukraina Bikin Harga Bahan Pokok Meroket

Kamis, 24 Februari 2022 - 17:00 WIB
Oleh karena itu, Bhima mendesak pemerintah untuk segera melakukan perubahan APBN guna menyesuaikan kembali beberapa indikator, khususnya nilai tukar rupiah dan juga inflasi.

"Karena inflasinya bisa lebih tinggi daripada perkiraan," cetusnya.

Baca juga: 5 Gedung Termahal di Jakarta, Nomor 1 Kelas Premium di Asia Tenggara

Selain itu, Bhima bilang, pemerintah juga perlu melakukan antisipasi, seperti melakukan tambahan dana PEN, yang mencakup stabilitas harga pangan dan juga stabilitas harga energi ke dalam komponen anggaran PEN.

"Karena ini mengancam pada stabilitas dan pemulihan ekonomi sepanjang 2022," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!