Miliarder Rusia Kehilangan Rp559,2 Triliun dalam Satu Hari Saat Serangan ke Ukraina Dimulai

Sabtu, 26 Februari 2022 - 09:59 WIB
UBS Group AG, sementara itu memicu margin call pada beberapa klien manajemen kekayaan yang menggunakan obligasi Rusia sebagai jaminan untuk portofolio mereka setelah memotong nilai pinjaman dari beberapa utang negara itu menjadi nol. Ucap beberapa sumber kepada Bloomberg News.

Manajer kekayaan Swiss mengatakan, mereka melayani setengah dari miliarder dunia. Salah satu krisis keamanan terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II mengancam bakal memperdalam penurunan bursa di kawasan itu, terutama Rusia yang telah terkena sanksi oleh AS dan Inggris.

Sejumlah miliarder, termasuk Gennady Timchenko juga dikenakan hukuman karena hubungan dekatnya dengan Presiden Putin, meskipun ada seruan sanksi tersebut bakal memperluas targetnya kepada miliarder lain.

"Ada banyak orang di AS dan Eropa yang ingin menghantam mereka secara langsung," ucap Chris Miller, co-direktur program Rusia dan Eurasia di Tufts University Fletcher School, mengatakan tentang miliarder Rusia dalam sebuah wawancara.

"Saya tidak berpikir ada kabar baik terkait sanksi untuk mereka (miliarder Rusia)," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!