Profil Zaki Yamani, Menteri Perminyakan Arab Saudi yang Berani Embargo Minyak

Rabu, 09 Maret 2022 - 11:24 WIB
Ahmed Zaki Zamani, Menteri Perminyakan Arab Saudi yang berani embargo minyak. FOTO/MEED.COM
JAKARTA - Arab Saudi merupakan negara di Timur Tengah yang merajai produksi minyak dunia. Menurut data yang dimuat dalam laman OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), Arab Saudi memiliki 17% dari cadangan minyak dunia.

Sementara, minyak dan gas menyumbang 50% pendapatan bagi PDB dalam negerinya. Arab Saudi juga menjadi penghasil emas, tembaga, gas alam, dan bijih besi. Melansir jurnal bertajuk ‘Krisis Minyak Tahun 1973 – 1974 di Negara-Negara Industri Sebagai Penggerak Tata Ekonomi Dunia Baru’, minyak digunakan sebagai senjata politik.



Terlebih, saat pecah perang Arab-Israel pada tahun 1973. Hal itu menimbulkan krisis minyak di negara-negara industri, seperti Amerika Serikat (AS), Jepang, dan negara Eropa Barat. Keputusan menggunakan minyak sebagai senjata negara sebenarnya dicetuskan oleh OAPEC (Organization of Arab Petroleum Exporting Countries).

Baca Juga: PBB Tolak Perpanjang Embargo Senjata Iran

Tujuannya, untuk menekan pendukung Israel yang terdiri dari negara-negara industri. Perang tersebut dicegah agar tidak meluas dan semakin merugikan. Sehingga, susasana damai segera bisa dirasakan di Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!