Waspada Dampak Inflasi AS dan Lonjakan Harga Minyak, Airlangga: Kita Harus Hati-Hati
Minggu, 13 Maret 2022 - 07:17 WIB
Airlangga menilai Indonesia dapat terkena dampak konflik Rusia dan Ukraina secara tidak langsung. Secara spesifik, dia menyebut akan ada dampak atas kenaikan harga minyak mentah dunia.
"Super commodity price ini tentu akan berakibat bagi Indonesia secara tidak langsung, salah satunya harga minyak yang sudah mulai bergerak sampai USD150 per barel," tuturnya.
Airlangga mewaspadai kenaikan harga minyak dapat berimbas terhadap kemampuan fiskal. Dia menilai konflik Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan jugabisa mengganggu rantai pasokan (supply chain) di tingkat global. "Kita harus berhati-hati," tegasnya.
Baca juga: Putin kepada Barat: Jangan Salahkan Rusia atas Lonjakan Harga Minyak Dunia!
Airlangga merinci kedua negara tersebut memiliki pengaruh bagi ekonomi dunia, seperti Rusia sebagai pemasok gas terbesar di Eropa, dan Ukraina sebagai salah satu produsen besar biji-bijian dan minyak nabati, seperti, gandum, rapeseed hingga sunflower oil.
"Super commodity price ini tentu akan berakibat bagi Indonesia secara tidak langsung, salah satunya harga minyak yang sudah mulai bergerak sampai USD150 per barel," tuturnya.
Airlangga mewaspadai kenaikan harga minyak dapat berimbas terhadap kemampuan fiskal. Dia menilai konflik Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan jugabisa mengganggu rantai pasokan (supply chain) di tingkat global. "Kita harus berhati-hati," tegasnya.
Baca juga: Putin kepada Barat: Jangan Salahkan Rusia atas Lonjakan Harga Minyak Dunia!
Airlangga merinci kedua negara tersebut memiliki pengaruh bagi ekonomi dunia, seperti Rusia sebagai pemasok gas terbesar di Eropa, dan Ukraina sebagai salah satu produsen besar biji-bijian dan minyak nabati, seperti, gandum, rapeseed hingga sunflower oil.
Lihat Juga :