Gara-gara China, Harga Batu Bara Anjlok 7 Persen Lebih

Selasa, 15 Maret 2022 - 14:41 WIB
Output batu bara China diperkirakan akan berada bahkan lebih dari 12 juta ton per hari dalam waktu dekat, karena Beijing berusaha untuk memastikan pasokan energi yang cukup di tengah lonjakan harga global dan gangguan pasokan akibat perang Rusia-Ukraina.

Namun, lonjakan angka Covid-19, terutama di dekat areal pertambangan menjadi tantangan bagi produksi dan transportasi batu bara. Kontrak batu bara termal paling aktif China untuk pengiriman Mei 2022 naik lebih dari 4% pada perdagangan Selasa pagi (15/3) sebelum turun 2,8% siang ini.

Kereta api pengapalan batu bara utama yang menghubungkan Datong dan Qinhuangdao, dengan volume transportasi tahunan sebesar 421 juta ton, diperkirakan akan melakukan pemeliharaan tahunan pada bulan April.

Baca juga: Profil Kompol Ade Rosa, Pengungkap Kasus Pembunuhan Hakim Agung hingga Nasrudin Zulkarnaen

Kontrak batu bara termal paling aktif China untuk pengiriman Mei naik lebih dari 4% pada perdagangan Selasa pagi sebelum turun menjadi 2,8%.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!