Industri Air Minum Kemasan Diminta Terbuka Dukung Aturan BPA
Selasa, 15 Maret 2022 - 21:25 WIB
"Sifatnya untuk mengakomodasi keinginan BPOM dan sangat positif untuk publik. Namun sayangnya tidak disertai dengan keterbukaan yang semestinya," ujar Yusra.
Ketua Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia Saut Marpaung sebelumnya mengatakan bahwa perusahan besar telah memasarkan air minum galon berbahan plastik lunak PET di sejumlah daerah. Bahan campuran BPA menjadikan galon plastik keras polikbonat lebih kuat dan tahan lama dibandingkan galon yang menggunakan plastik lunak PET.
Baca Juga: Kandungan BPA di Air Galon Isi Ulang Pengaruhi Kesuburan? Cek Faktanya
Sementara itu, Kepala BPOM Penny K Lukito mengimbau industri AMDK ikut memikirkan potensi bahaya BPA pada air minum galon berbahan plastik keras polikarbonat yang beredar luar di masyarakat.
"Saya mengajak pelaku usaha, utamanya industri besar, untuk ikut memikul tanggung jawab melindungi masyarakat karena ada risiko BPA yang terkait dengan aspekkesehatan, termasuk fertility dan hal-hal lain yang belum kita ketahui saat ini," kata Penny.
Ketua Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia Saut Marpaung sebelumnya mengatakan bahwa perusahan besar telah memasarkan air minum galon berbahan plastik lunak PET di sejumlah daerah. Bahan campuran BPA menjadikan galon plastik keras polikbonat lebih kuat dan tahan lama dibandingkan galon yang menggunakan plastik lunak PET.
Baca Juga: Kandungan BPA di Air Galon Isi Ulang Pengaruhi Kesuburan? Cek Faktanya
Sementara itu, Kepala BPOM Penny K Lukito mengimbau industri AMDK ikut memikirkan potensi bahaya BPA pada air minum galon berbahan plastik keras polikarbonat yang beredar luar di masyarakat.
"Saya mengajak pelaku usaha, utamanya industri besar, untuk ikut memikul tanggung jawab melindungi masyarakat karena ada risiko BPA yang terkait dengan aspekkesehatan, termasuk fertility dan hal-hal lain yang belum kita ketahui saat ini," kata Penny.
(nng)
Lihat Juga :