Bansos Dorong Peningkatan Belanja Pemerintah Pusat
Selasa, 16 Juni 2020 - 16:13 WIB
"Belanja kesehatan termasuk bansos menjadi yang terbesar berdasarkan tingkat penyerapan, di bulan Mei dengan tumbuh 50,5% (yoy)," katanya. ( Baca: Sri Mulyani Berharap Tidak Ada Gelombang Kedua Corona )
Sri Menambahkan, komponen belanja K/L lainnya tumbuh negatif, utamanya karena penghematan dan/atau belum terlaksanakan akibat kebijakan PSBB. Untuk belanja barang, terjadi pertumbuhan negatif sebesar 30% dan belanja modal tumbuh negatif 7,3% .
Sementara itu, belanja pegawai tumbuh negatif 4,2% yang salah satunya karena kebijakan tidak memberikan THR pada pejabat eselon I/II dan pejabat negara, serta untuk seluruh pegawai yang dibayarkan hanya komponen gaji pokok.
"Berbagai belanja yang tidak terkait penanganan Covid-19 pada kementerian/lembaga dilakukan penghematan/tertunda pelaksanaannya," tandasnya.
Sri Menambahkan, komponen belanja K/L lainnya tumbuh negatif, utamanya karena penghematan dan/atau belum terlaksanakan akibat kebijakan PSBB. Untuk belanja barang, terjadi pertumbuhan negatif sebesar 30% dan belanja modal tumbuh negatif 7,3% .
Sementara itu, belanja pegawai tumbuh negatif 4,2% yang salah satunya karena kebijakan tidak memberikan THR pada pejabat eselon I/II dan pejabat negara, serta untuk seluruh pegawai yang dibayarkan hanya komponen gaji pokok.
"Berbagai belanja yang tidak terkait penanganan Covid-19 pada kementerian/lembaga dilakukan penghematan/tertunda pelaksanaannya," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :