5 Alternatif Pengganti Minyak Goreng dan Cara Membuatnya, Emak-Emak Wajib Baca
Rabu, 23 Maret 2022 - 18:47 WIB
Sederet alternatif penganti minyak goreng yang bisa digunakan. FOTO/dok.MPI
JAKARTA - Minyak goreng yang terbuat dari kelapa sawit pernah mengalami kelangkaan di Indonesia, yang dikenal sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. Masyarakat kelimpungan karena tidak bisa mendapatkan minyak goreng . Namun, ada beberapa alternatif penganti minyak goreng yang bisa digunakan. Berikut informasi lengkapnya.
Minyak Kelapa
Minyak kelapa dikenal menghasilkan aroma yang nikmat pada masakan. Cara menggunakan minyak kelapa untuk memasak tergolong cukup mudah. Hal pertama yang harus disiapkan adalah hasil parutan dari 5 butir kelapa yang sudah diletakkan dalam wadah. Setelahnya, tuangkan 5 liter air matang ke parutan tersebut. Kemudian, campuran parutan kelapa dan air diperas hingga menghasilkan santan dan dipindahkan ke wadah bening, serta didiamkan selama kurang lebih sejam. Ada 2 lapisan santan yang nantinya akan terlihat. Lapisan atas berwarna putih bersih dan lapisan bawah yang lebih transparan.
Baca Juga: Balada Minyak Goreng Curah: Sempat Akan Dilarang, Kini Malah Kembali Dibangkitkan
Wadah berisi santan itu dimasukkan ke dalam lemari pendingin dengan kondisi tertutup rapat. Penyimpanan dilakukan hingga bagian atas santan mengeras. Setelah itu, bagian atas santan yang telah beku diambil dan dipindahkan ke wajan. Dengan api kompor menyala, santan diaduk sampai bagian bawahnya gosong dan tidak bergerak. Apabila sudah mencair menjadi minyak, api bisa dimatikan dan lakukan penyaringan antara minyak dengan ampas. Hasil saringan minyak bersih ditempatkan dalam wadah botol minyak dan siap digunakan. Minyak jenis ini sebaiknya digunakan untuk menumis atau memanggang.
Minyak Kelapa
Minyak kelapa dikenal menghasilkan aroma yang nikmat pada masakan. Cara menggunakan minyak kelapa untuk memasak tergolong cukup mudah. Hal pertama yang harus disiapkan adalah hasil parutan dari 5 butir kelapa yang sudah diletakkan dalam wadah. Setelahnya, tuangkan 5 liter air matang ke parutan tersebut. Kemudian, campuran parutan kelapa dan air diperas hingga menghasilkan santan dan dipindahkan ke wadah bening, serta didiamkan selama kurang lebih sejam. Ada 2 lapisan santan yang nantinya akan terlihat. Lapisan atas berwarna putih bersih dan lapisan bawah yang lebih transparan.
Baca Juga: Balada Minyak Goreng Curah: Sempat Akan Dilarang, Kini Malah Kembali Dibangkitkan
Wadah berisi santan itu dimasukkan ke dalam lemari pendingin dengan kondisi tertutup rapat. Penyimpanan dilakukan hingga bagian atas santan mengeras. Setelah itu, bagian atas santan yang telah beku diambil dan dipindahkan ke wajan. Dengan api kompor menyala, santan diaduk sampai bagian bawahnya gosong dan tidak bergerak. Apabila sudah mencair menjadi minyak, api bisa dimatikan dan lakukan penyaringan antara minyak dengan ampas. Hasil saringan minyak bersih ditempatkan dalam wadah botol minyak dan siap digunakan. Minyak jenis ini sebaiknya digunakan untuk menumis atau memanggang.
Lihat Juga :