Presidensi G20 Momentum Menggeser Arah Prioritas Investasi
Senin, 28 Maret 2022 - 08:39 WIB
signifikan pada investasi melawan TB secara global. Pada 2020 saat pandemi Covid-19 pertama kali melanda dunia, angka perawatan drug-resistant TB pada negara-negara yang mendapat investasi dari Global Fund, turun sebesar 19%. Lalu investasi untuk perawatan lanjutan bagi pasien drug-resistant TB tercatat turun sebesar 39%.
Padahal di tahun 2018 sebelum pandemi Covid-19, pada Konferensi Tingkat Tinggi Dunia untuk Tuberkulosis (United Nation High-Level Meeting on TB/UNHLM), pemimpin dunia sudah berkomitmen untuk berinvestasi sebesar USD15 miliar, tapi yang baru terealisasi kurang dari setengahnya hingga saat ini.
Baca Juga: Ini Dia Keuntungan Indonesia Jadi Presidensi G20
Di sisi lain, strategi investasi kalangan menengah atas cenderung bergeser selama pandemi dan mengarah ke investasi kesehatan. Sebanyak 88 persen dari 1.523 responden Indonesia telah mengatur ulang tujuan hidup mereka setelah pandemi.
Masyarakat kelas menengah atas cenderung menata ulang investasi dan tujuan hidup setelah pandemi. Prioritas mereka bergeser ke peningkatan kesehatan, menyisihkan lebih banyak penghasilan untuk masa depan anak, serta masa pensiun lebih nyaman.
Demikian terungkap dalam laporan terbaru Standard Chartered: Wealth Expectancy 2021 yang dipublikasikan pada Kamis (11/11/2021). Survei dilakukan terhadap total 15.649 responden dari kalangan ekonomi menengah ke atas, makmur, dan orang sangat kaya (HNWI) yang tersebar di 12 negara, selama periode 30 Juni- 26 Juli 2021.
Padahal di tahun 2018 sebelum pandemi Covid-19, pada Konferensi Tingkat Tinggi Dunia untuk Tuberkulosis (United Nation High-Level Meeting on TB/UNHLM), pemimpin dunia sudah berkomitmen untuk berinvestasi sebesar USD15 miliar, tapi yang baru terealisasi kurang dari setengahnya hingga saat ini.
Baca Juga: Ini Dia Keuntungan Indonesia Jadi Presidensi G20
Di sisi lain, strategi investasi kalangan menengah atas cenderung bergeser selama pandemi dan mengarah ke investasi kesehatan. Sebanyak 88 persen dari 1.523 responden Indonesia telah mengatur ulang tujuan hidup mereka setelah pandemi.
Masyarakat kelas menengah atas cenderung menata ulang investasi dan tujuan hidup setelah pandemi. Prioritas mereka bergeser ke peningkatan kesehatan, menyisihkan lebih banyak penghasilan untuk masa depan anak, serta masa pensiun lebih nyaman.
Demikian terungkap dalam laporan terbaru Standard Chartered: Wealth Expectancy 2021 yang dipublikasikan pada Kamis (11/11/2021). Survei dilakukan terhadap total 15.649 responden dari kalangan ekonomi menengah ke atas, makmur, dan orang sangat kaya (HNWI) yang tersebar di 12 negara, selama periode 30 Juni- 26 Juli 2021.
(nng)
Lihat Juga :