Teten Dorong Platform Digital Terintegrasi Bagi UMKM
Rabu, 17 Juni 2020 - 21:49 WIB
Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM terdapat 60,66 juta UMKM yang sudah terhubung dengan saluran pembiayaan dari lembaga keuangan. Namun data tersebut kata Teten perlu divalidasi mengingat masih terjadi overlap karena kemungkinan UMKM meminta bantuan pembiayaan ke lebih dari satu lembaga keuangan.
"Tapi paling tidak sudah ada kalau diperkirakan mungkin sekitar 50%nya sudah terhubung ke market online, ke pembiayaan, by name by address sudah bisa kita identifikasi, tapi seperti yang kita ketahui masih banyak yang belum terhubung. Nah ini yang masih kita kaji," katanya.
Teten juga memuji kinerja perusahaan financial technology (fintech). Meski Covid-19 kian mewabah, pemain fintech telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan menyasar sektor-sektor informal yang selama ini tidak terhubung dengan perbankan. Bahkan data UMKM yang terhubung dengan perusahaan fintech telah mencapai 20%.
"Mungkin dari situ nanti kita dari pemahaman lapangan, dari fakta-fakta yang real, menurut saya penting untuk merumuskan platform baru supaya platform baru itu betul-betul melengkapi satu sama lain dan juga dibutuhkan oleh UMKM, baik misalnya tadi untuk sumberdaya manusia, pembiayaan, market, baik dalam negeri maupun ekspor. Termasuk juga kepentingan kita untuk membuat kebijakan-kebijakan yang tepat untuk UMKM," ujar Teten.
"Tapi paling tidak sudah ada kalau diperkirakan mungkin sekitar 50%nya sudah terhubung ke market online, ke pembiayaan, by name by address sudah bisa kita identifikasi, tapi seperti yang kita ketahui masih banyak yang belum terhubung. Nah ini yang masih kita kaji," katanya.
Teten juga memuji kinerja perusahaan financial technology (fintech). Meski Covid-19 kian mewabah, pemain fintech telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan menyasar sektor-sektor informal yang selama ini tidak terhubung dengan perbankan. Bahkan data UMKM yang terhubung dengan perusahaan fintech telah mencapai 20%.
"Mungkin dari situ nanti kita dari pemahaman lapangan, dari fakta-fakta yang real, menurut saya penting untuk merumuskan platform baru supaya platform baru itu betul-betul melengkapi satu sama lain dan juga dibutuhkan oleh UMKM, baik misalnya tadi untuk sumberdaya manusia, pembiayaan, market, baik dalam negeri maupun ekspor. Termasuk juga kepentingan kita untuk membuat kebijakan-kebijakan yang tepat untuk UMKM," ujar Teten.
(bon)
Lihat Juga :