Pembelian Minyak Rusia Bisa Jadi Keputusan Blunder buat Indonesia

Jum'at, 01 April 2022 - 22:24 WIB
PT Pertamina (Persero) membuka peluang melakukan impor minyak Rusia di tengah boikot negara-negara barat imbas invasi ke Ukraina.
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membuka peluang melakukan impor minyak Rusia di tengah boikot negara-negara barat imbas invasi ke Ukraina. Saat ini, Pertamina sedang melakukan pendekatan terkait rencana pembelian minyak murah tersebut.

Mengomentari hal itu, pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai jika pada saatnya Pertamina jadi membeli minyak dari Rusia, persoalannya tidak sesederhana bahwa minyak tersebut harganya murah. Fahmy menilai keputusan untuk membeli minyak Rusia tersebut bisa menjadi ‘blunder’.



(Baca juga:Pertamina Buka Peluang Impor Minyak Murah Rusia)

Fahmy bahkan sangsi bahwa minyak tersebut akan ‘murah’. Baginya, selama perang masih berlangsung, sulit untuk menyatakan dengan sederhana bahwa pembelian itu akan menguntungkan Indonesia. Hal itu, menurutnya, karena banyaknya hal yang harus dipertimbangkan, tidak hanya soal sisi keekonomian minyak tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!