Arab Saudi Bahkan Tak Mampu Menahan Riak Perang Rusia Ukraina ke Harga Minyak

Selasa, 05 April 2022 - 04:25 WIB
"Ini menjadi peningkatan besar. Volume tambahan dari Arab Saudi hanya akan datang dengan harga tinggi," ucap Giovanni Staunovo, seorang analis komoditas di UBS Group AG.

Baca Juga: Pemberontak Houthi Serang Fasilitas Minyak Aramco Arab Saudi

Kenaikan Saudi, kemungkinan akan mengatur langkah serupa buat produsen Timur Tengah lainnya seperti Irak dan Kuwait. Meskipun ada serentetan kebijakan lockdown di China akibat peningkatan kasus Covid-19 sebagai importir minyak utama.

Aramco menaikkan nilai untuk Asia lainnya setidaknya USD2,70 per barel, sementara semua harga AS meningkat sebesar USD2,20. Lebih dari 60% pengiriman minyak Arab Saudi pergi ke Asia, dimana China, Jepang, Korea Selatan dan India menjadi pembeli terbesar.

Kerajaan Arab Saudi merupakan eksportir minyak mentah terbesar di dunia yang memproduksi 10,3 juta barel per hari bulan lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!