Penjaminan KUR UMKM Askrindo Tembus Rp148,9 Triliun di 2021
Selasa, 05 April 2022 - 23:21 WIB
Di sisi lain, Askrindo juga mencatat plafon penjaminan UMKM Kredit Modal Kerja dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (KMK PEN) tumbuh dari Rp7,7 triliun menjadi Rp13,19 triliun di 2021. Sektor perdagangan kembali mendominasi Penjaminan KMK PEN dengan plafon di 2021 mencapai Rp8,7 triliun atau meningkat sebesar 93,7 persen dibandingkan tahun 2021.
Portofolio sektor perdagangan tersebut memegang 87 persen dari total portofolio penjaminan UMKM KMK PEN Askrindo selama 2021. "Sementara sektor usaha terkecil yaitu penyediaan akomodasi dengan plafon di tahun 2021 sebesar Rp150 miliar. Artinya perdagangan masih menjadi portofolio terbesar baik di KUR maupun PEN," jelas dia.
Baca Juga: Menteri Teten Sebut Produk UMKM Harus Banjiri Ecommerce Dalam Negeri
Pada kesempatan yang sama, Founder BrandAdventurIndonesia Arto Soebiantoro mengatakan inovasi digital pemasaran menjadi penting memabngkitkan UMKM. Di sini brand menjadi kunci utama menggaet konsumen. "Brand yang menarik, saya yakin UMKM lokal kita tidak kalah saing dengan produk-produk luar. Sudah banyak UMKM kita yang produknya banyak di ekspor," kata dia.
Senada, CEO Kaya.ID mengatakan bahwa ide-ide kreatif menjadi kunci membangkitkan UMKM. Hal yang sama juga dikatakan CEO Makka Group & Founder Toko Kopi Tuku Anandu Prasetyo inovasi dengan tepat memiliki kesempatan yang baik membangun usaha.
Portofolio sektor perdagangan tersebut memegang 87 persen dari total portofolio penjaminan UMKM KMK PEN Askrindo selama 2021. "Sementara sektor usaha terkecil yaitu penyediaan akomodasi dengan plafon di tahun 2021 sebesar Rp150 miliar. Artinya perdagangan masih menjadi portofolio terbesar baik di KUR maupun PEN," jelas dia.
Baca Juga: Menteri Teten Sebut Produk UMKM Harus Banjiri Ecommerce Dalam Negeri
Pada kesempatan yang sama, Founder BrandAdventurIndonesia Arto Soebiantoro mengatakan inovasi digital pemasaran menjadi penting memabngkitkan UMKM. Di sini brand menjadi kunci utama menggaet konsumen. "Brand yang menarik, saya yakin UMKM lokal kita tidak kalah saing dengan produk-produk luar. Sudah banyak UMKM kita yang produknya banyak di ekspor," kata dia.
Senada, CEO Kaya.ID mengatakan bahwa ide-ide kreatif menjadi kunci membangkitkan UMKM. Hal yang sama juga dikatakan CEO Makka Group & Founder Toko Kopi Tuku Anandu Prasetyo inovasi dengan tepat memiliki kesempatan yang baik membangun usaha.
(nng)
Lihat Juga :