China Disebut Ngatur-ngatur Indonesia, Luhut: Jangan Asal Ngomong
Rabu, 13 April 2022 - 08:40 WIB
“Jadi saya bilang ke mereka ada empat sampai lima kriteria yang harus dipenuhi, pertama harus tenaga kerja pakai sebanyak-banyaknya. Saya paham Indonesia belum paham lima tahun pertama,” ungkapnya.
Menko Luhut bahkan mengatakan dengan adanya kerja sama itu dapat mendorong kemajuan sektor pendidikan misalnya pendirian sekolah Polytechnic. “Kedua harus technology transfer, ketiga tak boleh technology yang kelas dua dan kemempat harus busssiness to busssiness,” ujarnya.
Baca Juga: Dianggap Antek China, Begini Reaksi Luhut
Diterangkan juga untuk tidak ada govermenet to goverment yang dikhawatirkan akan ada GAP dari pemerintah. “Itu saya sampaikan kepada mereka dan setuju, mereka taat dan itu yang terjadi saat ini. Jadi jangan asal ngomong,” urainya.
“Saya juga pernah dealing bersama Elon Musk soal investasi, sir oke oke; Oke done; tapi banyak kriteria saya ndak mau, dia (elon musk) terlalu mendikte kita, dan saya ndak mau,” tandasnya.
Menko Luhut bahkan mengatakan dengan adanya kerja sama itu dapat mendorong kemajuan sektor pendidikan misalnya pendirian sekolah Polytechnic. “Kedua harus technology transfer, ketiga tak boleh technology yang kelas dua dan kemempat harus busssiness to busssiness,” ujarnya.
Baca Juga: Dianggap Antek China, Begini Reaksi Luhut
Diterangkan juga untuk tidak ada govermenet to goverment yang dikhawatirkan akan ada GAP dari pemerintah. “Itu saya sampaikan kepada mereka dan setuju, mereka taat dan itu yang terjadi saat ini. Jadi jangan asal ngomong,” urainya.
“Saya juga pernah dealing bersama Elon Musk soal investasi, sir oke oke; Oke done; tapi banyak kriteria saya ndak mau, dia (elon musk) terlalu mendikte kita, dan saya ndak mau,” tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :