Mengungkap 2 Strategi Menjalankan Bisnis Komputasi Awan
Rabu, 20 April 2022 - 11:54 WIB
Pertama, untuk memperdalam kemitraan dengan pelanggan yang sudah ada di beberpa segmen seperti; segmen pemerintah, perusahaan dan penyedia layanan; yang secara kolektif menjadikan Gigamon sebagai standar mitra mereka dalam solusi visibilitas jaringan.
Kedua, memperluas jaringan ke organisasi yang menavigasi melalui inisiatif transformasi digital saat mengedukasi pasar mengenai pentingnya saluran pengamatan yang medalam, seperti menggunakan kecerdasan jaringan waktu nyata untuk mengurangi risiko keamanan, untuk memberikan pengalaman pengguna yang unggul, dan memudahkan kompleksitas operasional di seluruh lingkungan IT cloud hybrid mereka.
“Solusi kami telah diterima dengan baik oleh sektor keuangan, sektor publik, dan beberapa penyedia layanan. Tetapi lebih banyak sektor lain yang mendapatkan manfaat dari apa yang kami tawarkan,” jelasnya.
Survey global mengungkapkan bahwa banyak perusahaan telah memulai atau berencana untuk melakukan inisiatif transformasi digital, dan mempercepat inovasi dengan memidahkan beban kerja ke cloud.
Penerapan cloud bukanlah sebuah tujuan, melainkan sebuah perjalanan. Pandemi mempercepat transformasi cloud dengan 74% organisasi global mengadopsi model cloud hybrid; kombinasi penerapan cloud di tempat, publik, dan pribadi.
Namun, hal ini menyebabkan kesenjangan visibilotas di seluruh cloud hybrid infrastuktur digital mereka. Kesenjangan ini menciptakan titik buta yang menyulitkan untuk melihat apa yang terjadi pada seluruh jaringan Anda karena alat yang digunakan tidak memiliki kecerdasan mendalam terkait jaringan yang diperlukan untuk menjangkau seluruh infrastruktur cloud hybrid mereka.
Alat jaringan melihat tujuh lapisan OSI (Open Systems Interconnection) atau Interkoneksi Sistem Terbuka, sedangkan alat cloud dan observabilitas melihat secara eksklusif pada tingkat log dan aplikasi.
Kedua, memperluas jaringan ke organisasi yang menavigasi melalui inisiatif transformasi digital saat mengedukasi pasar mengenai pentingnya saluran pengamatan yang medalam, seperti menggunakan kecerdasan jaringan waktu nyata untuk mengurangi risiko keamanan, untuk memberikan pengalaman pengguna yang unggul, dan memudahkan kompleksitas operasional di seluruh lingkungan IT cloud hybrid mereka.
“Solusi kami telah diterima dengan baik oleh sektor keuangan, sektor publik, dan beberapa penyedia layanan. Tetapi lebih banyak sektor lain yang mendapatkan manfaat dari apa yang kami tawarkan,” jelasnya.
Survey global mengungkapkan bahwa banyak perusahaan telah memulai atau berencana untuk melakukan inisiatif transformasi digital, dan mempercepat inovasi dengan memidahkan beban kerja ke cloud.
Penerapan cloud bukanlah sebuah tujuan, melainkan sebuah perjalanan. Pandemi mempercepat transformasi cloud dengan 74% organisasi global mengadopsi model cloud hybrid; kombinasi penerapan cloud di tempat, publik, dan pribadi.
Namun, hal ini menyebabkan kesenjangan visibilotas di seluruh cloud hybrid infrastuktur digital mereka. Kesenjangan ini menciptakan titik buta yang menyulitkan untuk melihat apa yang terjadi pada seluruh jaringan Anda karena alat yang digunakan tidak memiliki kecerdasan mendalam terkait jaringan yang diperlukan untuk menjangkau seluruh infrastruktur cloud hybrid mereka.
Alat jaringan melihat tujuh lapisan OSI (Open Systems Interconnection) atau Interkoneksi Sistem Terbuka, sedangkan alat cloud dan observabilitas melihat secara eksklusif pada tingkat log dan aplikasi.
Lihat Juga :