Menteri Teten Bebaskan Pedagang Pasar Kranggan dari Cicilan Koperasi
Jum'at, 19 Juni 2020 - 14:49 WIB
“Dari yang semula 100% penjualannya turun sampai 70% akibat pandemi Covid-19. Untuk itu kami mohon restrukturisasi pinjaman segera di top up,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan bahwa pemberian kucuran dana memang hanya diberikan bagi koperasi simpan pinjam yang kondisinya sebelum pandemi Covid-19 sehat. Menuru dia, Koperasi Pasar Kranggan merupakan koperasi yang sehat sehingga layak mendapatkan pinjaman penanggulangan Covid-19.
“Memang LPDB sebagai perpanjangan tangan pemerintah hanya memberikan relaksasi kepada koperasi yang sehat. Apabila sebelum pandemi tidak sehat, tidak diberikan relaksasi,” kata dia.
Saat ini, imbuhnya ada sekitar 20% koperasi di seluruh Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. Selebihnya, hingga saat ini, belum terdampak wabah Corona.
“Tapi apabila kondisi ini berkepanjangan mungkin tiap hari akan ada yang mengajukan relaksasi,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan bahwa pemberian kucuran dana memang hanya diberikan bagi koperasi simpan pinjam yang kondisinya sebelum pandemi Covid-19 sehat. Menuru dia, Koperasi Pasar Kranggan merupakan koperasi yang sehat sehingga layak mendapatkan pinjaman penanggulangan Covid-19.
“Memang LPDB sebagai perpanjangan tangan pemerintah hanya memberikan relaksasi kepada koperasi yang sehat. Apabila sebelum pandemi tidak sehat, tidak diberikan relaksasi,” kata dia.
Saat ini, imbuhnya ada sekitar 20% koperasi di seluruh Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. Selebihnya, hingga saat ini, belum terdampak wabah Corona.
“Tapi apabila kondisi ini berkepanjangan mungkin tiap hari akan ada yang mengajukan relaksasi,” kata dia.
(uka)
Lihat Juga :