Stigma Perempuan Bekerja Membuat Kartini Masa Kini Butuh Mental Baja

Jum'at, 22 April 2022 - 00:15 WIB
Padahal berdasarkan riset yang ada, terang dia bahwa perempuan dalam dunia kerja terbukti dapat memberikan keputusan yang lebih cepat karena mereka mempunyai empati yang lebih tinggi. Sehingga perempuan dapat melengkapi para pria yang cenderung lebih menggunakan logika.

“Perempuan juga bisa lebih terbuka dan komunikatif sehingga hubungan dalam pekerjaan lebih positif. Perempuan dalam perusahaan, terutama sebagai pengambil keputusan juga dapat menambah profit perusahaan. Kemampuan multitasking yang dimiliki perempuan juga memungkinkan perempuan dapat tetap fokus dalam pekerjaannya dan juga mengurus rumah tangga sekaligus,” ucap Analisa.

Para ibu bekerja memiliki peran ganda, yaitu bekerja dan juga menjadi ibu bagi anak - anaknya. Berperan ganda terutama dalam masa pandemi seperti ini tentu mempengaruhi kondisi psikologis mereka terutama dalam hal pekerjaan.

Pemberdayaan secara psikologis menjadi penting dalam menghadapi perubahan dan untuk meningkatkan performa di tempat kerja karena dapat meningkatkan sense of personal control yang dapat memotivasi dalam bekerja untuk mendapatkan hasil positif.

Sambung Analisa mengungkapkan, agar kita sebagai perempuan bisa tetap fokus untuk menjalani peran dan melawan stigma yang ada di masyarakat, ada beberapa karakter yang penting untuk dimiliki. Yang pertama adalah self care di mana kita harus mengapresiasi diri sendiri baik secara fisik, psikis dan spiritual.

“Kedua, terus mengeksplor diri sendiri dan juga mengolah kemampuan yang kita miliki. Terakhir, perempuan juga harus memiliki growth mindset, di mana kita percaya bahwa kemampuan kita dapat dikembangkan melalui dedikasi, kerja keras, dan juga feedback dari orang lain.” tutur Analisa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!