Peringati Hari Buruh Internasional, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Sembako ke Serikat Pekerja
Rabu, 27 April 2022 - 20:40 WIB
Pemberian sembako ini dihadiri Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kasudinakertrans) Jackson Dianrus Sitorus, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta Yan Wahyu Widodo, Rukun Santoso (SP LEM), Asisten Deputi Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah DKI Jakarta Zain Setyadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Adm. Jakarta Imron yang mewakli Wali Kota Jakarta Barat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Grogol Jakarta Barat Bambang Utama, serta Pps. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Grha BPJamsostek Bagoes Teja Harmoko.
Jackson Dianrus Sitorus mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan dukungan berupa 660 paket sambako. “Kami berharap ke depannya pandemi bisa dikendalikan dan ekonomi dapat tumbuh sehingga kesejahteraan kita bersama dari sisi perusahaan dan tenaga kerja dapat lebih baik lagi,” kata Jackson.
(Baca juga:Pekerja Magang Wajib Memiliki BPJS Ketenagakerjaan)
Sementara itu, Yan Wahyu Widodo mengajak pengusaha, khususnya pengusaha di Jakarta Barat menjadikan para pekerja atau buruh sebagai mitra yang duduk sejajar. Karena jika pengusaha mempunyai pemikiran pekerja sebagai mitra, maka komunikasi akan berjalan baik.
“Komunikasi baik, pekerja akan senang, pekerja otomatis akan bekerja dengan giat dan otomatis pula keuntungan perusahaan akan bertambah. Otomatis pula kesejahteraan pemberi pekerja dan pekerjanya akan bertambah sehingga akan meringankan beban pemerintah dengan tidak adanya demo setiap tahunnya,” katanya.
Jackson Dianrus Sitorus mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan dukungan berupa 660 paket sambako. “Kami berharap ke depannya pandemi bisa dikendalikan dan ekonomi dapat tumbuh sehingga kesejahteraan kita bersama dari sisi perusahaan dan tenaga kerja dapat lebih baik lagi,” kata Jackson.
(Baca juga:Pekerja Magang Wajib Memiliki BPJS Ketenagakerjaan)
Sementara itu, Yan Wahyu Widodo mengajak pengusaha, khususnya pengusaha di Jakarta Barat menjadikan para pekerja atau buruh sebagai mitra yang duduk sejajar. Karena jika pengusaha mempunyai pemikiran pekerja sebagai mitra, maka komunikasi akan berjalan baik.
“Komunikasi baik, pekerja akan senang, pekerja otomatis akan bekerja dengan giat dan otomatis pula keuntungan perusahaan akan bertambah. Otomatis pula kesejahteraan pemberi pekerja dan pekerjanya akan bertambah sehingga akan meringankan beban pemerintah dengan tidak adanya demo setiap tahunnya,” katanya.
Lihat Juga :