Menparekraf: Fokus Pariwisata Halal Tambah Layanan Bukan Mensyariahkan

Rabu, 04 Mei 2022 - 07:30 WIB
Jika mengacu Global Muslim Travel Index ada empat aspek penilaian yang membuat Indonesia unggul dalam aspek services.

"Misal saya berwisata di Sumatra Utara atau Bali, jika saya mendapat fasilitas ibadah dan makanan halal maka itu bisa dibilang good to have," ujar Sandiaga.

Tantangan terbesar memang masih pandemi, masyarakat harus dikenalkan wisata halal yang bukan maksudnya mensyariahkan, tapi hanya menambah layanan.

"Jadi kalau kita lihat dengan pemahaman yang sama tidak ada lagi ada perdebatan, karena destinasi di manapun juga Indonesia tidak sama seperti Korea Selatan, Jepang, yang juga memberikan layanan tersebut," jelasnya.

Dua tahun ini Indonesia telah menyelamatkan layanan yang dituntut harus bersih. Penurunan kunjungan wisatawan di 2021 hampir 60%, dan hanya ada 1,84 juta wisatawan selama tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!